Bola / BolaTaiment
Selasa, 23 Juni 2026 | 01:34 WIB
Fenomena unik muncul di Piala Dunia 2026 yang dilakukan suporter Norwegia yakni kapal Viking, menarik perhatian dunia. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Suporter Norwegia menciptakan fenomena rowing pit saat mendukung tim nasional mereka dalam ajang Piala Dunia 2026.
  • Gerakan mendayung tersebut awalnya merupakan tradisi khas konser musik metal yang terinspirasi oleh budaya mitologi Nordik.
  • Aksi rowing pit kini diadopsi menjadi simbol identitas dan kebersamaan pendukung Norwegia di dalam stadion sepak bola.

Suara.com - Fenomena unik muncul di Piala Dunia 2026 yang dilakukan suporter Norwegia yakni kapal Viking, menarik perhatian dunia.

Gerakan mendayung sambil meneriakkan “Ro! Ro!” itu viral di stadion hingga media sosial.

Aksi ini pertama kali mencuri perhatian saat Norwegia tampil impresif di kualifikasi Eropa.

Dukungan fanatik terhadap tim yang diperkuat Erling Haaland dan Martin Odegaard ikut memperkuat identitas khas para pendukungnya.

Namun, tradisi tersebut ternyata bukan berasal dari sepak bola.

Gerakan yang dikenal sebagai rowing pit sudah lama populer di konser musik metal, khususnya dalam penampilan band seperti Amon Amarth dan Eluveitie.

Genre musik ini memiliki akar dari aliran viking metal, yang terinspirasi oleh mitologi Nordik.

Salah satu pelopornya adalah Bathory, yang memperkenalkan unsur budaya Viking ke dalam musik ekstrem sejak era 1980-an.

Bathory adalah band extreme metal asal Vällingby, Swedia, yang dibentuk pada Maret 1983.

Baca Juga: Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target

Band ini menjadi salah satu nama paling berpengaruh dalam sejarah musik metal, terutama dalam perkembangan subgenre black metal dan Viking metal.

Nama Bathory diambil dari Elizabeth Bathory, seorang bangsawan Hungaria yang dikenal dalam legenda kelam Eropa.

Secara musikal, Bathory dianggap sebagai pelopor black metal bersama band-band seperti Venom, Hellhammer, dan Mercyful Fate.

Empat album pertama mereka bahkan disebut dalam buku Lords of Chaos sebagai cetak biru bagi black metal Skandinavia.

Dalam perkembangannya, aksi rowing pit meluas ke berbagai genre musik hingga budaya populer.

Bahkan, gerakan ini pernah terlihat dalam konser artis pop seperti Halsey.

Kini, budaya tersebut diadopsi ke tribun stadion dan menjadi simbol kebersamaan suporter Norwegia.

Load More