- Pelatih Indonesia, Hector Souto, yakin Indonesia dapat mengalahkan Iran di final Piala Asia Futsal 2026.
- Iran memiliki catatan kekalahan signifikan melawan tim yang dilatih oleh pelatih asal Spanyol sebelumnya.
- Faktor mental dan sejarah ini menjadi modal optimis bagi Indonesia menjelang laga final di Indonesia Arena.
Suara.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengirim sinyal optimistis jelang final Piala Asia Futsal 2026.
Ia meyakini Indonesia memiliki peluang besar menaklukkan Iran. Keyakinan itu bukan tanpa dasar.
Souto menyoroti sejarah unik yang kerap menghantui Iran. Menurutnya, pelatih asal Spanyol selalu menjadi momok bagi Iran.
Catatan kegagalan Iran di AFC Futsal sering berkaitan dengan sosok dari Negeri Matador.
“Hal baiknya adalah mereka kalah dua kali melawan Miguel Rodrigo, yang berasal dari Spanyol,” ujar Souto.
“Dan mereka kalah melawan Jose Maria Pulpis pada 2012,” tambahnya.
Souto lalu menutup pernyataannya dengan senyum penuh makna.
“Dan saya tidak tahu apakah Anda tahu dari mana saya berasal,” katanya.
Sejarah memang mencatat beberapa kekalahan penting Iran dari pelatih Spanyol. Pada AFC Futsal 2006, Iran tumbang 1-5 dari Jepang.
Baca Juga: Profil Hector Souto, Bikin Sejarah Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
Kala itu, Jepang dilatih Miguel Rodrigo, pelatih asal Spanyol. Kekalahan telak tersebut menggagalkan langkah Iran ke final.
Pada 2012, Iran kembali tersingkir di semifinal. Thailand yang dilatih Pulpis menyingkirkan mereka 5-4 lewat extra time.
Kutukan berlanjut pada edisi 2014. Iran kalah adu penalti dari Jepang yang kembali dilatih Rodrigo.
Hanya pada 2022 Iran kalah dari pelatih non-Spanyol. Saat itu Jepang asuhan Kenichiro Kogure menang 3-2.
Fakta ini menjadi modal psikologis penting bagi Indonesia. Souto yakin faktor mental bisa menjadi pembeda di laga final.
Indonesia datang dengan momentum luar biasa. Kemenangan atas Jepang membuktikan ketangguhan mental Garuda.
Berita Terkait
-
Profil Hector Souto, Bikin Sejarah Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Jepang Dibungkam di Senayan, Hector Souto Soroti Mental Baja Timnas Futsal Indonesia
-
Tiga Pemain Timnas Futsal Indonesia Cedera, Hector Souto Tidak Mau Pusing Lawan Iran
-
Timnas Indonesia dan Iran Punya Modal Identik Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
Timnas Futsal Indonesia Masuk Jajaran Elit, Tim ke-7 yang Tembus Final Piala Asia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey