-
Persib dan Persija datangkan dua mantan rekan Messi untuk perkuat tim musim ini.
-
Kurzawa diandalkan untuk pertahanan Persib sedangkan Mota menjadi motor serangan kreatif Persija.
-
Persaingan kedua bintang dunia ini diprediksi akan meningkatkan kualitas kompetisi Liga Indonesia.
Suara.com - Kompetisi BRI Super League tengah musim ini makin seru dengan kehadiran dua pemain eks rekan megabintang Argentina, Lionel Messi.
Menariknya dua pemain itu membela dua klub yang punya rivalitas sengit di Liga Indonesia, Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Persib memboyong terlebih dahulu eks full back PSG, Layvin Kurzawa. Seolah tak mau kalah sang rival kemudian datangkan eks rekan Messi lainnya, Jean Mota.
Menarik untuk menerka, kira-kira antara Kurzawa dan Jean Mota, siapa yang akan bersinar di BRI Super League 2025/2026?
Statistik dan Rekam Jejak Jean Mota
Jean Mota bukan nama sembarangan di lini tengah. Sepanjang karier profesionalnya, ia telah memainkan 431 pertandingan dengan kontribusi 33 gol dan 40 assist di berbagai kompetisi.
Ia juga tercatat empat kali berada satu lapangan dengan Lionel Messi saat memperkuat Inter Miami.
Dengan posisi gelandang tengah dan pengalaman di liga kompetitif Brasil serta Amerika Serikat, Mota menawarkan kreativitas, distribusi bola, dan kontrol tempo.
Namun ada satu catatan penting, sebelum ke Persija, ia sempat berstatus tanpa klub.
Baca Juga: Persija Tumbang Lawan Arema FC, Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra Cuma Duduk di Bangku Cadangan
Hal ini menimbulkan tanda tanya soal kebugaran dan adaptasi awalnya di Liga Indonesia.
Layvin Kurzawa Bakal Bawa Persib Juara Lagi?
Saat Lionel Messi bergabung dengan Paris Saint-Germain pada musim 2021-22, kesempatan bermain Layvin Kurzawa ternyata sangat terbatas.
Bek kiri asal Prancis itu nyaris tidak mendapat menit bermain dan kalah bersaing di skuad bertabur bintang.
Meski begitu, sebagai bek kiri dengan pengalaman elite Eropa, Kurzawa kemungkinan berperan dalam, build-up dari sisi sayap, dukungan overlap dan transisi bertahan.
Bek modern dengan pengalaman Liga Champions biasanya membawa standar taktik dan positioning yang lebih matang, faktor yang bisa membuat Kurzawa bisa membawa Persib pertahankan gelar Liga 1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!
-
Sihir Marcus Rashford Kunci Gelar LaLiga, Sang Bintang Berharap Dipermanenkan
-
Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions
-
Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia