-
Sepuluh pemain diaspora resmi berkarir di Super League setelah jendela transfer musim ini ditutup.
-
Persija Jakarta menjadi klub paling banyak menampung pemain keturunan dengan total empat penggawa.
-
Persib Bandung memperkuat skuad dengan pemain diaspora demi bersaing di Liga Champions Asia Two.
Manajemen Persija memang sangat serius dalam membangun kekuatan demi membidik trofi juara dan tiket kompetisi Asia.
Di sisi lain, rival abadi mereka yakni Persib Bandung juga menunjukkan manuver yang tidak kalah mencolok musim ini.
Persib berhasil mendaratkan tiga pemain diaspora untuk memperkokoh lini permainan mereka di berbagai sektor penting lapangan.
Kekuatan tim asal Jawa Barat ini semakin menakutkan karena sebelumnya sudah memiliki pemain naturalisasi senior, Marc Klok.
Ambisi besar Maung Bandung adalah menjaga takhta juara bertahan serta berbicara banyak di level sepak bola internasional.
Saat ini, prestasi Persib Bandung cukup membanggakan dengan keberhasilan menembus babak 16 besar Liga Champions Asia Two.
Pada fase sistem gugur nanti, skuad asuhan Bojan Hodak ini dijadwalkan akan bertarung melawan Ratchaburi dari Thailand.
Masuknya para pemain kelas dunia ini diyakini akan membuat tensi persaingan di Super League jauh lebih kompetitif.
Setiap pertandingan kini menjadi jauh lebih menarik bagi para penggemar sepak bola di seluruh penjuru tanah air.
Baca Juga: Eksodus Pemain Keturunan ke BRI Super League, Kerja John Herdman Bakal Lebih Mudah
Sisi positif lainnya adalah memudahkan tim pelatih nasional dalam memantau kondisi fisik dan performa para pemain.
Menit bermain yang konsisten di liga domestik diharapkan mampu menjaga stabilitas performa mereka saat dipanggil membela negara.
Sepuluh nama diaspora yang resmi merumput adalah Jordi Amat, Rafael Struick, Thom Haye, Eliano Reijnders, dan juga Jens Raven.
Selanjutnya ada Mauro Zijlstra, Ivar Jenner, Dion Markx, serta Shayne Pattynama dan kiper tangguh Cyrus Margono di daftar.
Kehadiran kolektif mereka menjadi simbol baru bagi kebangkitan prestasi sepak bola di level nasional secara menyeluruh.
Super League musim ini benar-benar bertransformasi menjadi panggung utama bagi para pemain berdarah Indonesia dari seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara