-
Jael Pawirodihardjo striker keturunan Indonesia sukses mencetak gol kemenangan saat debut MVV Maastricht.
-
Pelatih Edwin Hermans memuji kualitas spesial Jael yang tampil tenang di depan gawang.
-
Jael memiliki darah Indonesia dari ibunya dan kini menjadi sorotan untuk Timnas.
Suara.com - Satu talenta muda pemain keturunan Indonesia berbakat kini sedang naik daun di kancah sepak bola profesional Belanda.
Sosok bernama Jael Pawirodihardjo ini layak menjadi perhatian serius bagi pelatih Timnas Indonesia.
Pasalnya ia baru saja memberikan pembuktian luar biasa dalam pertandingan debutnya bersama klub MVV Maastricht.
Penyerang yang masih sangat belia tersebut tampil sebagai pahlawan bagi timnya saat melawan De Graafschap.
Meski memulai laga dari bangku cadangan ia sukses memecah kebuntuan di detik-detik akhir pertandingan.
Pemain berusia 18 tahun ini menunjukkan insting gol yang sangat tajam di kotak penalti lawan.
Gol tunggalnya tersebut memastikan MVV Maastricht pulang dengan raihan tiga poin penuh yang sangat krusial.
Keberhasilan ini terasa sangat spesial mengingat statusnya sebagai pemain yang baru saja naik kasta profesional.
Pawirodihardjo berhasil menjawab keraguan publik dengan penyelesaian akhir yang sangat dingin dan tenang sekali.
Baca Juga: John Herdman Pusing, Dean James Cedera, Pemain Keturunan Ini Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia
Ia mengaku sudah memiliki firasat kuat saat mendapatkan peluang emas di penghujung laga tersebut.
Pernyataan Jael Usai Cetak Gol
“Saat saya mendapat bola menjelang akhir pertandingan, saya tahu itu harus menjadi gol. Tetap tenang dan selesaikan,” ujarnya.
Ketenangan sang striker memang menjadi kunci utama di balik terciptanya gol kemenangan dramatis tersebut bagi tim.
Keberaniannya dalam mengambil keputusan di momen terdesak mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak dan pengamat bola.
Edwin Hermans selaku pelatih kepala MVV Maastricht turut memberikan pujian setinggi langit kepada sang pemain muda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey