- Michael Carrick menolak anggapan telah memecahkan masalah MU meski sukses meraih empat kemenangan beruntun di Liga Inggris setelah mengalahkan Tottenham 2-0.
- Manchester United kini berada di posisi keempat klasemen dengan 44 poin, mengungguli raihan poin total mereka di sepanjang kompetisi musim lalu.
- Carrick menekankan pentingnya koneksi emosional dalam tim namun menyadari masih banyak aspek yang perlu diperbaiki untuk menjaga konsistensi jangka panjang.
Suara.com - Michael Carrick secara tegas menolak anggapan bahwa dirinya telah berhasil menemukan solusi permanen atau telah "memecahkan kode" bagi kebangkitan Manchester United musim ini.
Penegasan ini disampaikan Michael Carrick setelah Manchester United sukses mengamankan kemenangan keempat secara beruntun di Premier League dengan menumbangkan Tottenham Hotspur lewat skor 2-0.
Meski mencatatkan awal yang sangat impresif sejak menggantikan Ruben Amorim, Michael Carrick memilih untuk tetap membumi dan menyadari bahwa skuad Setan Merah masih memiliki banyak pekerjaan rumah.
Kemenangan atas Tottenham Hotspur di Old Trafford pada Sabtu malam memastikan rekor 100 persen kemenangan Carrick tetap terjaga setelah sebelumnya mengalahkan Manchester City, Arsenal, dan Fulham.
Dua gol kemenangan Manchester United dalam laga tersebut masing-masing dicetak oleh Bryan Mbeumo dan kapten tim Bruno Fernandes.
Hasil positif ini sekaligus menandai pertama kalinya dalam dua tahun terakhir bagi Manchester United mampu meraih empat kemenangan beruntun di kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Saat ini Manchester United bercokol di peringkat keempat klasemen dengan koleksi 44 poin, jumlah yang sudah melampaui total poin mereka sepanjang musim lalu.
Mengenai perubahan performa tim yang sangat drastis, mantan gelandang legendaris United tersebut mengaku cukup sulit untuk memberikan komentar secara spesifik.
Michael Carrick lebih menyoroti adanya keterlibatan emosional dan koneksi yang sangat baik di antara seluruh elemen di dalam tim saat ini.
Baca Juga: Hasil Lengkap dan Update Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kokoh, MU Terus Mengintai
"Sulit untuk memberikan komentar mengenai apa yang telah berubah," ujar Michael Carrick.
"Saya senang dengan dukungan, koneksi, dan keterlibatan semua orang di dalamnya. Saya pikir itu sangat membantu," ucapnya menambahkan.
Ia menilai bahwa berada dalam kondisi emosional yang baik sangat membantu performa tim dalam mengelola jalannya pertandingan yang berbeda-beda.
"Empat pertandingan yang kami jalani semuanya terlihat sedikit berbeda, tetapi kami tidak mau terbawa suasana," tambah suksesor Ruben Amorim tersebut.
Carrick menekankan bahwa dirinya tidak ingin merasa jemawa dengan rentetan kemenangan yang baru saja diraih oleh Marcus Rashford dan kolega.
"Saya tidak duduk di sini sambil berpikir 'semuanya hebat, kita sudah berhasil'. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan saya sepenuhnya menyadari hal itu," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030
-
Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
-
Kegilaan Duel Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Laga Rp100 Miliar kontra Rp11 Miliar
-
Juara FIFA Series 2026 akan Dapat Trofi? Simak Faktanya
-
Justin Hubner Alami Insiden Pesawat Mengerikan di Balik Keterlambatannya Gabung Timnas Indonesia
-
Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Dean James Dicoret Timnas Indonesia di Tengah Polemik KNVB
-
Psywar Pelatih Bulgaria, Sebut Timnas Indonesia Hebat Sebelum Era Naturalisasi
-
Jelang Bentrok di FIFA Series 2026, Performa Timnas Indonesia dan St Kitts and Nevis Tak Jauh Beda
-
Tak Meremehkan, Ini Alasan Pelatih Bulgaria Andalkan Pemain Muda di FIFA Series 2026
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Pantang Remehkan Kepulauan Solomon