- Dimitar Berbatov mendesak Manchester United untuk menunda keputusan mempermanenkan Michael Carrick hingga akhir musim meski tim meraih empat kemenangan beruntun.
- Berbatov mengingatkan klub agar tidak mengulangi kesalahan saat terburu-buru mempermanenkan Ole Gunnar Solskjaer yang juga memiliki start bagus sebagai pelatih interim.
- Kunci kebangkitan MU dinilai terletak pada kemampuan komunikasi Carrick yang membuat pemain merasa dihargai, namun ujian konsistensi hingga akhir musim tetap diperlukan.
Suara.com - Mantan penyerang Manchester United, Dimitar Berbatov, mendesak pihak klub agar tidak terburu-buru memberikan kontrak permanen kepada Michael Carrick.
Peringatan ini disampaikan meski Carrick mencatatkan start kilat yang memukau sebagai manajer interim Setan Merah dalam beberapa pekan terakhir.
Berbatov mengingatkan manajemen untuk berkaca pada pengalaman masa lalu bersama Ole Gunnar Solskjaer yang langsung dipermanenkan usai start bagus namun berakhir kurang memuaskan.
Sosok yang pernah memenangkan lima gelar bersama Carrick di United antara 2008 dan 2012 ini menyarankan agar evaluasi dilakukan hingga akhir musim.
"Saya tentu agak bias karena saya pernah bermain bersamanya [Carrick] dan saya ingin dia mendapatkan pekerjaan itu, tapi mari kita tunggu sampai akhir musim," ujar Berbatov kepada ESPN FC.
Berbatov menilai situasi saat ini sangat mirip dengan era Solskjaer, sehingga klub diminta untuk tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan besar.
Ia menyarankan agar semua pihak menikmati proses perbaikan tim dari pertandingan ke pertandingan tanpa memberikan tekanan kontrak permanen terlalu dini.
Sejak kedatangan Carrick, Manchester United sukses meraih empat kemenangan beruntun di Liga Inggris melawan tim-tim kuat seperti Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham.
Rentetan hasil positif tersebut berhasil mendongkrak posisi klub kembali ke peringkat empat besar dan masuk dalam zona Liga Champions.
Baca Juga: Hasil Lengkap dan Update Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kokoh, MU Terus Mengintai
Menurut Berbatov, sisa musim ini harus menjadi ujian sesungguhnya bagi Carrick untuk membuktikan kapasitasnya dalam menangani skuad bertabur bintang dalam jangka panjang.
Legenda asal Bulgaria itu mengaitkan perubahan performa tim yang drastis dengan kemampuan komunikasi elit yang dimiliki oleh Carrick.
"Saya pikir dia tahu cara berbicara dengan bahasa yang membuat para pemain di United merasa dihargai dan mempercayainya," tambah Berbatov.
Berbatov melihat para pemain kini tampil dengan gaya, kepercayaan diri, dan arogansi positif yang sempat hilang dari karakter permainan Manchester United.
Manchester United kini menatap laga tandang Premier League ke markas West Ham United pada Selasa dengan target meraih lima kemenangan beruntun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey