- Man United ditahan imbang 1-1 oleh West Ham, menyoroti masalah skuad peninggalan Ruben Amorim yang minim pemain sayap setelah kepergian Rashford dan Garnacho.
- Meski mendominasi 65% penguasaan bola, pasukan Michael Carrick kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan dan hanya mencatat tiga tembakan tepat sasaran.
- Benjamin Sesko menjadi penyelamat lewat gol di menit ke-96, menjaga rekor tak terkalahkan Carrick meski rentetan kemenangan beruntun harus terhenti.
Suara.com - West Ham Mengungkap Keterbatasan Skuad Manchester United Asuhan Carrick
Hasil imbang 1-1 melawan West Ham United di London Stadium menjadi pengingat keras bahwa pergantian pelatih belum menyelesaikan seluruh masalah di tubuh Manchester United.
Michael Carrick memang berhasil menjaga rekor tak terkalahkannya berkat gol penyeimbang di masa injury time, namun laga ini menelanjangi keterbatasan skuad Setan Merah.
Menghadapi tim yang bermain bertahan total, Manchester United terlihat sangat kesulitan membongkar pertahanan lawan karena minimnya opsi pemain sayap murni.
Gol indah Benjamin Sesko pada menit ke-96 hanyalah penawar luka dari performa tim yang dinilai "berat" dan miskin kreativitas sepanjang 90 menit pertandingan.
Carrick boleh saja lega karena timnya menunjukkan semangat pantang menyerah khas era Sir Alex Ferguson atau Fergie Time, tetapi statistik pertandingan berbicara lain.
Meski menguasai hampir 65 persen bola, Manchester United hanya mampu melepaskan tiga tembakan tepat sasaran ke gawang The Hammers.
West Ham United yang sedang berjuang di papan bawah memberikan ujian berbeda dibandingkan lawan-lawan Carrick sebelumnya seperti Man City atau Arsenal yang bermain terbuka.
Tim asuhan Nuno Espirito Santo memilih bertahan sangat dalam, menumpuk pemain di belakang, dan membiarkan United menguasai bola tanpa arah yang jelas.
Baca Juga: Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
Kondisi ini mengekspos warisan skuad dari pelatih sebelumnya, Ruben Amorim, yang memang tidak menyukai penggunaan pemain sayap murni.
Akibat sistem 3-4-3 Amorim, pemain-pemain eksplosif seperti Marcus Rashford, Alejandro Garnacho, dan Antony telah dilepas di bursa transfer sebelumnya.
Ketika West Ham bermain rapat, Carrick tidak memiliki pemain sayap di bangku cadangan yang bisa melebarkan permainan dan meregangkan pertahanan lawan.
Keterbatasan opsi ini memaksa Carrick melakukan perjudian taktik dengan memasukkan Benjamin Sesko dan Joshua Zirkzee serta menarik keluar bek Diogo Dalot.
Beruntung bagi Carrick, perjudian tersebut terbayar lewat aksi individu jenius Sesko di detik-detik akhir laga.
Carrick sendiri mengakui bahwa performa timnya tidak berada di level terbaik dan menyebut permainan mereka sedikit "kaku" atau stodgy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia