-
Persib kalah 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar ACL Two.
-
Maung Bandung wajib menang selisih empat gol di leg kedua untuk lolos langsung.
-
Pelatih Bojan Hodak menyesali start buruk tim yang kebobolan di menit-menit awal laga.
Suara.com - Langkah Persib Bandung dalam ajang kompetisi Asia kini tengah berada di ujung tanduk yang sangat tajam.
Kekalahan telak saat bertamu ke markas Ratchaburi FC memaksa skuat Maung Bandung bekerja ekstra keras nantinya.
Bertanding di Stadion Dragon Solar Park, tim kebanggaan Jawa Barat ini harus pulang membawa kekalahan 0-3.
Hasil minor pada pertemuan pertama babak 16 besar tersebut membuat peluang lolos menjadi sangat sulit dicapai.
Kini seluruh penggawa Pangeran Biru harus memutar otak demi membalikkan keadaan pada pertandingan penentuan berikutnya.
1. Analisis Kekalahan Persib di Thailand
Tuan rumah langsung menggebrak sejak menit awal dan sukses merobek jala Teja Paku Alam dengan sangat cepat.
Pedro Tanausu Dominguez atau Tana menjadi sosok antagonis utama dengan mencetak dua gol ke gawang Persib.
Selain Tana, Gabriel Mutombo juga turut menyumbang satu gol yang memperlebar jarak skor bagi tim Thailand.
Baca Juga: Persib Bandung Dihajar Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf Kepada Bobotoh
Persib sebenarnya sempat memberikan tekanan melalui peluang Luciano Guaycochea namun sayang hanya membentur tiang gawang lawan.
Efektivitas penyelesaian akhir menjadi perbedaan mencolok antara kedua tim dalam laga yang berlangsung sangat sengit tersebut.
2. Pernyataan Bojan Hodak Terkait Hasil Laga
Juru taktik asal Kroasia, Bojan Hodak, memberikan evaluasi mendalam mengenai performa buruk anak asuhnya di lapangan hijau.
Ia menyoroti kelengahan barisan pertahanan yang membuat lawan bisa mencuri keunggulan pada menit-menit awal pertandingan dimulai.
"Kami tidak memulai laga dengan baik dan sudah kebobolan dalam 10 menit pertama," kata Hodak dalam sesi konferensi pers.
Kegagalan mengontrol tempo permainan membuat skuat Persib kesulitan untuk mengembangkan strategi yang telah disusun sebelumnya oleh tim.
Meski sudah mencoba melakukan rotasi pemain, namun kehadiran tenaga baru belum mampu memecah kebuntuan di lini depan.
3. Skenario Wajib Menang di Leg Kedua
Kini syarat utama bagi Marc Klok dan kolega untuk melaju ke perempat final adalah meraih kemenangan besar.
Persib Bandung harus mampu menundukkan Ratchaburi FC dengan margin minimal empat gol pada pertemuan di kandang.
Jika hanya mampu menang dengan selisih tiga gol, maka pertandingan akan dilanjutkan melalui babak perpanjangan waktu.
Opsi adu penalti menjadi jalan terakhir apabila agregat kedua tim masih tetap sama kuat hingga akhir laga.
Dukungan penuh dari ribuan Bobotoh di stadion diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil gila.
4. Persiapan Menghadapi Laga Hidup Mati
Waktu pemulihan yang cukup singkat menjadi tantangan tersendiri bagi staf pelatih dalam menjaga kondisi fisik para pemain.
Fokus utama saat ini adalah memperbaiki koordinasi lini belakang agar tidak lagi mudah ditembus oleh serangan balik cepat.
Penyelesaian akhir yang klinis juga menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan sebelum kick-off leg kedua.
Mentalitas pantang menyerah harus tertanam kuat di hati setiap pemain demi menjaga martabat sepak bola Indonesia di Asia.
Keajaiban di Bandung bukanlah hal mustahil jika seluruh elemen tim mampu bekerja sama dengan dedikasi yang tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax
-
Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17
-
Terpuruk bersama Spurs, Inter Milan dan Juventus Siap Tampung Guglielmo Vicario
-
Sergio Conceicao Tertarik Gantikan Roberto De Zerbi di Marseille
-
Persija Jakarta Kian Gahar, Inilah 3 Amunisi Pemain Keturunan Timnas Indonesia di Musim 2025-2026!