Bola / Bola Indonesia
Kamis, 12 Februari 2026 | 16:55 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. (ANTARA FOTO/Fauzan/nym.)
Baca 10 detik
  • Nova Arianto, pelatih sementara Timnas U-17, angkat bicara setelah dua kekalahan uji coba melawan China U-17.
  • Indonesia U-17 kalah 0-7 dan 2-3 pada dua laga uji coba di Indomilk Arena, Tangerang, Februari 2026.
  • Tujuan uji coba ini adalah melihat perkembangan pemain dan memberikan observasi awal bagi pelatih U-17 yang baru.

Suara.com - Pelatih sementara Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, akhirnya angkat bicara sebelum meninggalkan Garuda Muda dan kembali fokus menangani Timnas Indonesia U-20.

Ia meluapkan isi hatinya usai dua laga uji coba internasional kontra Timnas China U-17 yang berakhir dengan kekalahan.

Nova sejatinya merupakan pelatih kepala timnas U-20 yang diperbantukan untuk mendampingi Timnas Indonesia U-17. Ia bukan sosok asing bagi kelompok usia tersebut karena pernah memimpin generasi sebelumnya pada 2014-2015.

Dalam dua laga di Indomilk Arena, Tangerang, Garuda Muda mengalami hasil berbeda. Pada pertemuan pertama, Minggu (8/2/2026), Timnas Indonesia U-17 kalah telak 0-7 dari China U-17. Namun, di laga kedua, Rabu (11/2/2026), performa tim menunjukkan peningkatan meski tetap kalah tipis 2-3.

Bahkan, skuad Merah Putih sempat menahan imbang 2-2 hingga menit-menit akhir sebelum kebobolan pada masa injury time.

"Saya memahami ekspektasi masyarakat yang sangat tinggi kepada Timnas Indonesia U-17 dan tetap sabar karena ini proses awal yang dijalani mereka," ujar Nova dalam akun Instagramnya, @novarianto30, Kamis (12/2/2026).

"Tujuan kami menjalani uji coba selain ingin melihat perkembangan pemain termasuk dalam proses agar pelatih baru Timnas Indonesia U-17 bisa melakukan observasi apa saja yang menjadi kekurangan tim saat ini," tulisnya.

Nova menegaskan bahwa dua pertandingan melawan China menjadi pengalaman berharga bagi para pemain, terutama karena sebagian besar dari mereka baru pertama kali tampil di level internasional.

"Kami juga sangat paham ini pertandingan internasional pertama untuk sebagian besar pemain dan itu tidak mudah untuk pemain muda dalam mengelola secara mental dan psikologi untuk menghadapi pertandingan pertama bersama timnas," ungkap Nova.

Baca Juga: Shorts Drama China: Hiburan Instan yang Diam-Diam Menyita Waktu

"Namun, kita bisa melihat ada dua wajah berbeda dari penampilan di dua pertandingan yang dijalani Timnas Indonesia U-17 dan walau masih jauh dikatakan sempurna, pemain mencoba melakukan yang terbaik dan punya hati yang besar untuk berhadapan dengan China U-17," jelasnya.

Setelah rangkaian uji coba ini, tongkat estafet kepelatihan Timnas Indonesia U-17 akan beralih ke pelatih baru yang disebut-sebut akan diemban Kurniawan Dwi Yulianto. Evaluasi menyeluruh pun bakal dilakukan sebagai bagian dari proses pembenahan tim.

"Evaluasi akan dilakukan oleh pelatih baru Timnas Indonesia U-17 dan pastinya saya senang serta berterima kasih kepada PSSI karena diberikan kesempatan membantu dalam proses transisi ini. Harapannya, saya bisa meletakkan fondasi yang baik seperti yang sudah dilakukan saat membentuk timnas U-17 generasi sebelumnya," kata Nova.

"Sukses untuk pelatih, staf, dan seluruh pemain, terus bekerja keras, pahami standar effort kerja kalian di timnas dan tetaplah punya hati yang besar untuk berhadapan dengan siapa pun, jadikan pelajaran dua pertandingan kemarin untuk ke depan bisa lebih baik dan harapannya kita semua akan bisa melihat kalian berada di Piala Dunia U-17," pungkasnya.

Load More