-
Mauricio Souza dilarang dampingi Persija Jakarta melawan Bali United akibat sanksi akumulasi kartu kuning.
-
Asisten pelatih Ricky Nelson resmi mengambil alih komando tim untuk pertandingan pekan ke-21.
-
Persija Jakarta menargetkan kemenangan di Gianyar demi menebus kekalahan menyakitkan dari Arema FC.
Suara.com - Kabar kurang sedap menghampiri kubu Persija Jakarta menjelang laga krusial kontra Bali United akhir pekan ini.
Tim berjuluk Macan Kemayoran dipastikan kehilangan sosok mentor utama mereka di pinggir lapangan hijau nanti.
Mauricio Souza yang merupakan juru taktik asal Brasil dilarang mendampingi skuad karena hukuman disiplin kompetisi.
Absennya sang pelatih menjadi tantangan besar saat tim ibu kota bertamu ke markas Serdadu Tridatu.
Pertandingan pekan ke-21 Super League 2025/2026 ini akan menjadi ujian mental bagi para pemain Persija.
Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar akan menjadi saksi perjuangan tim tamu tanpa komando langsung Souza.
Hukuman ini muncul setelah pelatih kepala tersebut menerima kartu kuning pada pertandingan pekan sebelumnya.
Laga melawan Arema FC menjadi momen pahit di mana ia mengoleksi kartu kuning keempatnya musim ini.
Secara otomatis, regulasi liga melarangnya berada di bangku cadangan untuk satu pertandingan yang akan datang.
Baca Juga: Persija Jakarta Kian Gahar, Inilah 3 Amunisi Pemain Keturunan Timnas Indonesia di Musim 2025-2026!
Kepastian sanksi tersebut didasarkan pada aturan resmi yang telah ditetapkan oleh penyelenggara liga profesional Indonesia.
Sanksi itu Merujuk pada aturan resmi kompetisi Super League 2025/2026 yang tertuang dalam Bab XII Pasal 55 ayat ke-13.
"Ofisial yang mengumpulkan akumulasi 2 (dua) kartu kuning dalam 2 (dua) Pertandingan yang berbeda selama berlangsungnya BRI Super League, tidak diperkenankan untuk mendampingi 1 (satu) kali Pertandingan pada pertandingan berikutnya setelah akumulasi tersebut tercapai."
“Aturan ini juga berlaku untuk kelipatan berikutnya (keempat, keenam, kedelapan, dan seterusnya),”
Hukuman ini bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat sesuai dengan draf regulasi yang berlaku.
Catatan kedisiplinan Mauricio Souza memang menjadi perhatian khusus bagi tim kebanggaan warga Jakarta tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali