- Michael Carrick meraih penghargaan Manajer Terbaik Premier League untuk bulan Januari 2026 setelah periode interim.
- Carrick memimpin Manchester United meraih dua kemenangan penting termasuk mengalahkan Manchester City dan Arsenal.
- Meskipun mendapat trofi, Carrick menekankan bahwa kesuksesan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim.
Suara.com - Awal manis Michael Carrick sebagai pelatih interim Manchester United mendapat pengakuan. Carrick dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Premier League edisi Januari 2026 setelah membawa timnya bangkit lewat serangkaian kemenangan krusial.
Carrick mengambil alih kursi pelatih pada 13 Januari dan langsung mengubah wajah United yang sebelumnya limbung.
Meski hanya memimpin dalam jumlah laga terbatas selama periode penilaian, dampak instannya membuat ia unggul dari kandidat lain seperti Andoni Iraola dan Sean Dyche.
Dua kemenangan besar menjadi fondasi penghargaan Carrick.
Pertama, kemenangan 2-0 atas rival sekota Manchester City di Old Trafford. Taktik disiplin dan serangan balik cepat membuat pasukan Pep Guardiola tak berkutik.
Momentum berlanjut saat United bertandang ke Emirates Stadium menghadapi pemuncak klasemen, Arsenal. Sempat tertinggal, Setan Merah bangkit dan menang dramatis 3-2.
Meski menerima penghargaan individu, Carrick merendah. Berbicara di Carrington usai menerima trofi, ia menegaskan kebangkitan United adalah hasil kerja kolektif.
“Ini menyenangkan dan menunjukkan kami punya awal yang sangat baik. Tapi sejujurnya, ini bukan hanya tentang saya. Ini tentang staf pelatih, tim pendukung, dan tentu saja para pemain,” ujar Carrick dilansir dari Goal
Ia juga menyoroti kemampuan pemain beradaptasi dengan perubahan taktik di tengah musim, sesuatu yang jarang berjalan mulus di klub besar.
Baca Juga: Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
“Tidak mudah melakukan perubahan dan langsung klik. Tapi para pemain bereaksi dengan sangat baik. Itu yang paling membuat saya puas.”
Carrick menyebut laga-laga awal sarat emosi, tetapi justru respons tim setelahnya yang paling membanggakan.
“Setelah dua laga besar itu, yang penting adalah apa yang terjadi berikutnya. Dan saya sangat senang dengan reaksi para pemain.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
-
Arsenal Disengat Brentford, Declan Rice: Gelar Juara Tak Datang dengan Mudah
-
3 Opsi Man City Tanpa Erling Haaland Lawan Salford di Piala FA, Guardiola Pakai yang Mana?
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan
-
Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari
-
Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986
-
Pelatih Kongo Shock Harry Kane Bikin 2 Gol Pembalasan, Meski Sangat Telat
-
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
-
Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Harry Kane Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Inggris vs Kongo, The Three Lions Dibikin Frustrasi
-
Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan
-
Inggris Tantang Meksiko di 16 Besar, Tuchel: Mustahil Adaptasi Oksigen Tipis Stadion Azteca