- Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Brentford di Gtech Community Stadium, memperkecil jarak poin dari Manchester City.
- Gelandang Declan Rice mengingatkan publik bahwa perburuan gelar Liga Inggris merupakan perjalanan panjang penuh tantangan.
- Arsenal menghadapi kesulitan serius saat bertahan dari ancaman bola mati dan set-piece tim tuan rumah Brentford.
Suara.com - Arsenal gagal meraih kemenangan di Premier League setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Brentford di Gtech Community Stadium.
Hasil imbang ini membuat Arsenal kini hanya berjarak empat poin dari Manchester City. Kondisi ini tentu membuat was-was suporter, yang takut gelar juara Liga Inggris di depan mata bisa lepas.
Kendati demikian, gelandang andalan The Gunners, Declan Rice, memberikan pesan bijak bagi para penggemar terkait perjalanan tim dalam perburuan gelar musim ini.
“Ini musim rollercoaster. Jika ada yang berpikir gelar akan datang mudah, mereka naif," ungkap Rice seperti dilansir dari Football London.
Menurut Rice, hasil imbang ini harus dilihat dalam konteks perjalanan panjang tim menuju gelar. “Ambil satu poin dan lanjutkan,” tegasnya.
Pertandingan melawan Brentford memperlihatkan kesulitan Arsenal menghadapi tim yang unggul dalam situasi bola mati.
Brentford berhasil memanfaatkan lemparan panjang dan set-piece untuk menekan pertahanan Arsenal.
Salah satu sorotan utama ialah performa Eberechi Eze, yang kembali menjadi starter untuk pertama kalinya sejak Desember.
Sayangnya, kontribusinya masih minim, sehingga digantikan Martin Odegaard di babak kedua.
Baca Juga: Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
Kehadiran Odegaard berhasil memberi energi baru, namun Arsenal tetap kebobolan akibat kurangnya fisik dalam duel udara.
Pelatih Mikel Arteta membela keputusan pergantian ini. Ia menjelaskan bahwa Odegaard membawa permainan berbeda untuk membongkar pressing lawan dan menambah ancaman di area lawan.
Namun kata Arteta, keterbatasan pemain seperti absennya Kai Havertz dan Mikel Merino membuat opsinya terbatas.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
-
Lemparan Jauh Brentford Buyarkan Kemenangan, Mikel Arteta Sesalkan Kurangnya Disiplin Arsenal
-
Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Jarak Poin dengan Manchester City Semakin Tipis
-
Kasus Hukum Eks Arsenal Thomas Partey Kian Berat, Dakwaan Pemerkosaan Bertambah Jadi Tujuh
-
Taktik Cerdas Real Madrid Tambah Pundi-pundi Uang, Jual Pemain Muda Raup Untung Rp220 M
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Klub Justin Hubner Jadi Musuh Perdana Maarten Paes!
-
Federico Barba: Persib Bakal Comeback dari Ratchaburi FC!
-
3 Opsi Man City Tanpa Erling Haaland Lawan Salford di Piala FA, Guardiola Pakai yang Mana?
-
Kevin Diks Dicoret Gladbach Jelang Lawan Frankfurt, Pelatih Buka Suara
-
Prediksi Ajax vs Fortuna: Derby Indonesia di Panggung Eredivisie, Maarten Paes Kontra Justin Hubner
-
Striker Indonesia Tumpul, Mauro Zijlstra Mampu Cetak Berapa Gol di BRI Super League?
-
Luke Vickery Sudah Dihubungi John Herdman, Siap Gas di Timnas Indonesia?
-
Prediksi Inter Milan vs Juventus: Eks Anak Asuh John Herdman Bisa Jadi Pembeda
-
Pelatih Keturunan Indonesia Ditolak Suporter Tottenham Hotspur, Disebut Tak Punya Kemampuan
-
Piala Dunia 2026 Uji Tradisi: Rekor 92 Tahun, Juara Dunia Selalu Dipimpin Pelatih Lokal