-
Persija menang 1-0 atas Bali United berkat gol sundulan cepat dari Gustavo Almeida.
-
Ricky Nelson menyebut keberhasilan tim meraih poin penuh sesuai dengan rencana strategi awal.
-
Seluruh pemain Persija berjuang keras menghadapi transisi cepat lawan selama lebih 100 menit.
Meskipun unggul cepat, jalannya pertandingan tidak lantas menjadi lebih mudah bagi tim tamu karena perlawanan sengit Bali United.
Ricky Nelson mengakui bahwa menghadapi tim asuhan Johnny Jansen merupakan ujian fisik dan taktik yang sangat berat bagi timnya.
“Lewat doa dan kerja keras dari semuanya, para pemain, kami berjuang hampir lebih dari 100 menit. Dan seperti yang sudah kami perkirakan dari awal memang pertandingan yang sulit karena Bali memainkan permainan yang memang banyak transisi,” kata Ricky usai laga.
Ia juga menekankan bahwa kewaspadaan terhadap serangan balik lawan menjadi fokus utama dalam persiapan teknis sebelum laga dimulai.
Menurutnya, transisi cepat yang diperagakan oleh Serdadu Tridatu seringkali menjadi ancaman mematikan yang bisa merusak fokus pemain belakang.
Namun, kedisiplinan para pemain dalam menjaga jarak antar lini membuat skema serangan lawan tersebut dapat diredam dengan efektif.
Strategi yang telah disusun di meja pelatih terbukti menjadi kunci keberhasilan mencuri poin di Pulau Dewata kali ini.
Komitmen Pemain Menghadapi Tekanan Lawan
“Dan memang itu sudah diantisipasi tapi itu akan sangat melelahkan buat kami. Tapi semua pemain berkomitmen untuk mengantisipasi itu dan syukur semua itu bisa berjalan sesuai perencanaan kami dan kita bisa meraih tiga poin,” sambung pria berpaspor Indonesia itu.
Baca Juga: Debut Tak Istimewa Mauro Zijlstra, Ini Kata Asisten Pelatih Persija Jakarta
Kelelahan fisik memang tidak bisa dihindari mengingat intensitas pertandingan yang sangat tinggi dan tambahan waktu yang cukup panjang.
Meski demikian, semangat juang untuk membawa pulang kemenangan mengalahkan rasa lelah yang dirasakan oleh para pemain di lapangan.
Ricky juga menjelaskan bahwa mencetak gol cepat sebenarnya bukan menjadi instruksi khusus atau target mutlak di awal laga.
Fokus utama mereka tetap pada penerapan strategi tekanan tinggi agar lawan tidak leluasa dalam mengalirkan bola dari lini belakang.
Target Gol dan Pemanfaatan Ruang Kosong
“Enggak juga ya. Memang setiap pada kesempatan kami mencoba mencetak gol. Dari awal kami tidak mau turun ke bawah, kami mencoba untuk pressing mereka karena sebenarnya yang sudah kami antisipasi adalah mereka bermain long ball dari belakang untuk ke depan, sehingga kami harus press mereka,” ungkap Ricky Nelson.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan 1,88 Meter Kembali Merumput Pasca Cedera
-
Arbeloa Out! Real Madrid Kontrak Jose Mourinho Dua Tahun?
-
Kontroversi Kemenangan Arsenal atas Burnley, Kai Havertz Harusnya Kartu Merah?
-
Respons Manchester City Soal Isu Pep Guardiola Siap Putus Kontrak di Akhir Musim
-
Luka Modric Berpeluang Cetak Sejarah usai Masuk Skuad Kroasia untuk Piala Dunia 2026
-
Alasan Carlo Ancelotti Ajak Neymar Kembali ke Timnas Brasil
-
Gempar! Pep Guardiola Dikabarkan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
-
Ralf Rangnick Targetkan Timnas Austria Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026, Modal dari Euro 2024
-
Daftar Skuad Timnas Austria Piala Dunia 2026, David Alaba untuk Memperkuat Lini Pertahanan Rapuh
-
Arsenal Wajib Menang Lawan Crystal Palace Demi Trofi Premier League Usai Tundukkan Burnley