-
Maarten Paes masuk skuad cadangan saat Ajax Amsterdam menggilas Fortuna Sittard skor 4-1.
-
Ajax kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara setelah mengalahkan tim yang diperkuat Justin Hubner.
-
Peluang debut Maarten Paes bersama Ajax terbuka lebar saat laga melawan NEC Nijmegen mendatang.
Suara.com - Pemandangan menarik terlihat di bangku cadangan raksasa Belanda saat Ajax Amsterdam berpesta gol ke gawang Fortuna Sittard.
Nama penjaga gawang andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, akhirnya muncul dalam daftar susunan pemain klub berjuluk De Godenzonen tersebut.
Kehadiran Paes menjadi sorotan karena ia baru saja menyelesaikan proses kepindahannya dari klub Amerika Serikat, FC Dallas.
Meskipun sudah terdaftar, pelatih Fred Grim masih memilih untuk menurunkan kiper lain dalam pertandingan krusial pekan ini.
Pertemuan tersebut juga menjadi panggung bagi bek tangguh Indonesia, Justin Hubner, yang berjuang membela lini pertahanan Fortuna.
Tuan rumah tampil sangat dominan sejak peluit awal dibunyikan untuk mengamankan poin penuh di hadapan pendukungnya.
Ajax Amsterdam sukses mengunci kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 4-1 atas tim tamu yang tampil tertekan.
Kran gol kemenangan tim tuan rumah dibuka melalui aksi gemilang yang ditunjukkan oleh pemain muda Jorthy Mokio.
Ketajaman lini depan Ajax semakin terbukti saat Rayane Bounida berhasil mencatatkan namanya di papan skor pertandingan tersebut.
Baca Juga: St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Pesta gol tim asuhan Fred Grim disempurnakan oleh dua gol tambahan yang dilesakkan oleh penyerang Mika Godts.
Di sisi lain, Justin Hubner dan rekan-rekannya di Fortuna Sittard nampak kesulitan membendung gelombang serangan balik yang cepat.
Satu-satunya gol yang didapatkan oleh tim tamu justru lahir dari kesalahan fatal pemain bertahan lawan di area terlarang.
Gol hiburan tersebut tercipta melalui gol bunuh diri yang dilakukan oleh Josip Sutalo di tengah kemelut laga.
Kekalahan ini membuat posisi Fortuna Sittard masih belum beranjak dari papan tengah klasemen sementara liga domestik.
Saat ini Hubner dan kawan-kawan masih tertahan di peringkat ke-12 dengan raihan total koleksi sebanyak 26 poin.
Keputusan Fred Grim memainkan Vitezslav Jaros sebagai starter membuat Maarten Paes harus bersabar menanti menit bermain pertamanya.
Status Jaros yang merupakan pemain pinjaman dari raksasa Inggris, Liverpool, menjadi tantangan tersendiri bagi kiper Garuda tersebut.
Persaingan di sektor penjaga gawang Ajax tergolong cukup kompetitif namun tetap memberikan ruang bagi pemain baru untuk unjuk gigi.
Selain Jaros, daftar kiper Ajax juga dihuni oleh Joeri Heerkens yang secara usia masih sangat muda yakni 19 tahun.
Kondisi skuad saat ini memberikan angin segar bagi Maarten Paes untuk segera mengambil alih posisi nomor satu.
Kemenangan besar atas Fortuna Sittard memberikan tambahan tiga poin yang sangat berharga bagi ambisi juara Ajax Amsterdam.
Kini raksasa Belanda tersebut berhak menduduki posisi ketiga dalam tabel klasemen dengan total perolehan 42 poin.
Mereka terus menempel ketat Feyenoord yang berada di urutan kedua karena hanya terpaut dalam urusan produktivitas selisih gol.
Fokus tim kini mulai beralih pada persiapan fisik dan taktik untuk menghadapi laga-laga berat di pekan mendatang.
Manajemen klub berharap kehadiran pemain baru seperti Paes bisa memberikan stabilitas lebih di sektor pertahanan hingga akhir musim.
Publik sepak bola tanah air tentu sangat menantikan momen bersejarah saat Maarten Paes berdiri di bawah mistar Ajax.
Peluang debut bagi penjaga gawang kelahiran Belanda ini diprediksi akan terbuka lebar pada pertandingan liga selanjutnya.
Berdasarkan jadwal yang ada, Ajax Amsterdam akan melakoni laga tandang maupun kandang yang cukup menantang kreativitas pelatih.
Kesempatan emas bagi Maarten Paes untuk bisa menjalani debut bersama Ajax adalah menghadapi NEC Nijmegen pada Sabtu (21/2) mendatang.
Pertandingan melawan NEC Nijmegen akan menjadi ujian pembuktian kualitas Paes setelah pindah dari kompetisi Major League Soccer.
Maarten Paes sendiri dikabarkan sudah mulai beradaptasi dengan gaya permainan cepat yang diinstruksikan oleh jajaran pelatih Ajax.
Latihan intensif terus dijalani oleh sang pemain guna memastikan kondisi fisiknya berada di level tertinggi untuk kompetisi Eropa.
Dukungan dari suporter Indonesia di media sosial juga menjadi tambahan motivasi besar bagi Paes dalam berkarier di Belanda.
Persaingan dengan Vitezslav Jaros dianggap sebagai kompetisi yang sehat demi kemajuan performa tim secara kolektif di lapangan.
Jika performanya konsisten, tidak menutup kemungkinan posisi utama akan segera jatuh ke tangan penjaga gawang Timnas Indonesia ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Kalah dari Inter Milan, Direktur Juventus Kritik Keras Wasit dan VAR
-
Bantai Real Sociedad 4-1, Real Madrid Geser Barcelona dari Puncak Klasemen
-
Hasil Lengkap Piala FA: Elkan Baggott Cs Tumbang, Chelsea dan Liverpool Pesta Gol
-
Pep Guardiola Kritik Manchester City Meski Kalahkan Salford City
-
Meski Berat, Umuh Muchtar Optimis Persib Bandung Hajar Balik Ratchaburi FC di GBLA
-
Pertempuran Sengit, Inter Milan Bungkam Juventus 3-2 di Giuseppe Meazza
-
Manchester City Susah Payah Kalahkan Tim Kasta Keempat di Piala FA
-
Harry Kane Ganas, Bayern Munich Kokoh di Puncak Klasemen usai Libas Werder Bremen
-
Alvaro Morata Kartu Merah, Klub Milik Orang Indonesia Kalah Tipis dari Fiorentina
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara FC di GBT