- Timnas Indonesia akan menghadapi St Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026 di Stadion GBK dalam ajang FIFA Series 2026.
- Skuad St Kitts and Nevis memiliki ancaman serius dari dua pemain berpengalaman Premier League yaitu Romaine Sawyers dan Jordan Bowery.
- Pengalaman dua pemain eks Premier League tersebut menjadi tantangan taktis signifikan bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman.
Suara.com - Timnas Indonesia akan memulai petualangannya di ajang FIFA Series 2026 dengan menghadapi St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat, 27 Maret 2026.
Meski di atas kertas Skuad Garuda lebih diunggulkan, meremehkan tim berjuluk The Sugar Boyz bisa menjadi kesalahan fatal.
Sebab di dalam skuad mereka, terselip dua nama yang pernah merasakan kerasnya persaingan di level tertinggi sepak bola Inggris, Premier League.
Kehadiran pemain dengan pengalaman di liga top dunia tentu menjadi ancaman serius yang harus diantisipasi oleh tim asuhan John Herdman.
Siapa saja pemain St Kitts and Nevis yang pernah merasakan atmosfer Premier League dan akan mengancam Timnas Indonesia.
Romaine Sawyers (Eks West Bromwich Albion)
Nama pertama yang wajib diwaspadai adalah Romaine Sawyers, seorang gelandang berpengalaman yang malang melintang di kompetisi Inggris.
Puncak kariernya adalah saat ia berhasil menembus skuad West Bromwich Albion dan mencatatkan 19 penampilan di panggung Premier League.
Pengalamannya tidak hanya di level elite, ia juga pernah menjadi andalan di klub-klub sekelas Brentford, Stoke City, dan Cardiff City yang menunjukkan betapa matangnya ia dalam sistem sepak bola Inggris.
Jordan Bowery (Eks Aston Villa)
Ancaman kedua datang dari lini depan, yakni Jordan Bowery. Penyerang berusia 34 tahun ini juga memiliki CV yang mentereng.
Baca Juga: 3 Fakta Lucas Lee, Pemain Keturunan Calon Penerus Maarten Paes di MLS
Ia pernah menjadi bagian dari skuad Aston Villa di Premier League. Sama seperti Sawyers, Bowery juga mengoleksi 19 penampilan di kasta tertinggi Liga Inggris, bahkan sempat menyumbangkan satu assist.
Pengalamannya berhadapan dengan bek-bek tangguh Premier League tentu menjadi modal berharga yang akan ia bawa saat melawan Timnas Indonesia.
Kehadiran dua pemain dengan pengalaman Premier League ini menjadi bukti nyata bahwa St Kitts and Nevis bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Meskipun mereka mungkin tidak mencetak banyak gol atau assist di level tersebut, tempaan latihan dan pertandingan melawan pemain-pemain top dunia telah membentuk mereka menjadi pesepakbola dengan pemahaman taktik dan kekuatan fisik di atas rata-rata.
Bagi Skuad Garuda, ini akan menjadi ujian nyata untuk melihat seberapa siap mereka menghadapi pemain yang terbiasa dengan intensitas tinggi sepak bola Eropa.
Berita Terkait
-
Tanpa Naturalisasi, John Herdman Bisa Pertajam Lini Depan Timnas Indonesia dengan Juara Liga Belanda
-
Siapa Kiper Utama FIFA Series 2026? Emil Audero Cetak Rekor Clean Sheet, Maarten Paes Masih Menepi
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Eks Asisten Pelatih Timnas Brasil Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Aksi Heroik Bintang Timnas Indonesia di Eropa, Jay Idzes Menang dan Emil Audero Tak Terkalahkan
-
Tembok Kokoh Garuda: Emil Audero Lakukan 6 Penyelamatan Krusial Lawan Genoa
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?