- Real Madrid dan Benfica kembali bertemu di fase gugur UEFA Champions League, diawali leg pertama di Estadio da Luz.
- Benfica memiliki modal kuat berupa kemenangan 4-2 atas Madrid pada fase grup sebelumnya, dengan Rafa Silva menambah kreativitas.
- Strategi Jose Mourinho diprediksi akan pragmatis dan aman pada leg pertama, karena aturan gol tandang sudah tidak berlaku.
Suara.com - Duel panas kembali tersaji di Liga Champions. Real Madrid vs Benfica kembali dipertemukan di fase gugur UEFA Champions League.
Pertandingan leg pertama digelar di Estadio da Luz, markas Benfica. Beberapa pekan lalu, publik dibuat terkejut ketika tim asuhan Jose Mourinho membungkam Los Blancos 4-2 di fase grup, hasil yang membuat Madrid asuhan Álvaro Arbeloa terlempar dari posisi Top 8.
Kini, kedua tim kembali bertemu dalam duel dua leg yang dipastikan berlangsung lebih taktis dan penuh perhitungan matang kedua pelatih.
Benfica disebut tampil lebih solid dibandingkan pertemuan sebelumnya.
Kehadiran kembali gelandang serang Rafa Silva usai menjalani periode di Turki disebut memberi warna baru di lini tengah.
Rafa Silva kini menjadi pilihan utama di posisi playmaker dan menambah kreativitas serangan Benfica.
Modal kemenangan 4-2 atas Madrid jelas menjadi suntikan moral besar bagi tim tuan rumah jelang duel di kandang sendiri.
Pertanyaan besar muncul, apakah Benfica akan kembali tampil ofensif seperti di fase grup?
Banyak pihak meyakini pendekatan kali ini berbeda. Dalam laga terakhir fase grup, Madrid hanya membutuhkan hasil imbang sementara Benfica wajib menang.
Baca Juga: Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
Situasi itu memaksa tuan rumah bermain agresif dengan tekanan tinggi.
Namun dalam format dua leg, pendekatan Mourinho diprediksi lebih pragmatis.
Pelatih asal Portugal itu dikenal piawai membaca situasi dan menyesuaikan strategi.
Dalam sejarahnya, Mourinho kerap memilih pendekatan aman di laga pertama.
Hasil imbang tanpa gol di kandang bukanlah masalah besar baginya, selama timnya masih punya peluang menentukan nasib di leg kedua.
Apalagi kini aturan gol tandang sudah tidak berlaku.
Artinya, Benfica tak perlu memaksakan diri menyerang habis-habisan hanya demi mencuri keunggulan agregat awal.
Bahkan, skenario dramatis seperti kiper maju ke kotak penalti pada menit akhir tampaknya sulit terulang jika skor masih imbang.
Pendekatan realistis dinilai lebih sesuai dengan karakter Mourinho dalam laga sistem gugur.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Media Vietnam Pandang Remeh, Labeli Timnas Indonesia Skuad 100 Persen Kalah di Final Piala AFF
-
3 Fakta Jhonattan Limbu, Pemain Keturunan Berdarah Gurkha-Jawa, Masa Depan Timnas Indonesia
-
Febri Hariyadi Resmi ke Persis Solo Demi Misi Penyelamatan Laskar Sambernyawa
-
Siapa Jhonattan Limbu? Pemain Keturunan Nepal-Kediri Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Meski Sudah Unggul 3-0, Ratchaburi FC Tetap Waspadai Amuk Balas Dendam Persib Bandung
-
Bintang Baru PSIM Jop van der Avert Akui Kaget dengan Cuaca Ekstrem Indonesia
-
Debut bersama PSIM, Jop van der Avert Nilai Liga Indonesia Sedang Berkembang
-
Sindiran Tajam Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bergantung Naturalisasi daripada Pemain Muda
-
Tottenham Pilih Igor Tudor karena Ditolak Pelatih Palmeiras?
-
James Trafford Kecewa Minim Jam Bermain di Manchester City