Bola / Bola Dunia
Selasa, 17 Februari 2026 | 15:42 WIB
Paris Saint-Germain
Baca 10 detik
  • PSG menargetkan kemenangan melawan AS Monaco pada laga playoff Liga Champions 2025/2026.

  • Luis Enrique tetap menerapkan strategi menyerang meski bertanding di markas lawan pekan ini.

  • PSG berambisi mempertahankan gelar juara bertahan Liga Champions dengan menyingkirkan tim senegara.

Ambisi membalas kekalahan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh penggawa tim tamu untuk tampil menggila.

Kedua kesebelasan sebenarnya sudah sangat sering bertemu di kompetisi lokal sehingga strategi lawan mudah terbaca.

Analisis Kekuatan Lawan di Liga Champions

Kekuatan dan titik lemah masing-masing tim telah dikantongi oleh staf pelatih melalui analisis mendalam.

"Monaco akan tampil lepas. Mereka akan bertanding dengan tim dan deretan yang bagus. Kami mengenal mereka. Agak sulit memang membayangkan laga ini di Liga Champions ketika kami harus bermain kontra tim sesama Liga Prancis," tutur Enrique.

Laga ini terasa sangat unik bagi kedua tim karena harus saling sikut di panggung tertinggi Eropa.

Status sebagai juara bertahan Liga Champions membuat PSG memiliki beban moral untuk terus melaju jauh.

Mempertahankan trofi Si Kuping Besar adalah prioritas utama manajemen klub pada musim kompetisi 2025/2026 ini.

Jalan Terjal Menuju Babak Berikutnya

Baca Juga: Prediksi Liga Champions Benfica vs Real Madrid: Misi Balas Dendam Los Blancos di Estadio da Luz

Jika berhasil melewati hadangan Monaco, ujian yang jauh lebih berat sudah menanti di depan mata.

Pemenang dari laga ini dijadwalkan akan bertemu dengan raksasa Eropa lainnya pada babak berikutnya.

Barcelona atau Chelsea merupakan calon lawan yang akan dihadapi PSG di fase 16 besar nanti.

Namun fokus utama saat ini adalah memastikan tiket lolos terlebih dahulu dari tangan tim rival senegara.

Setiap detik di lapangan akan sangat menentukan nasib sang juara bertahan di kualifikasi kali ini.

Persiapan Akhir Menjelang Kick Off

Load More