- Kylian Mbappe menuduh Gianluca Prestianni melontarkan kata "monyet" lima kali kepada Vinicius Junior setelah gol di laga Liga Champions.
- Insiden rasial ini memicu aktivasi protokol anti-rasisme UEFA, menyebabkan pertandingan dihentikan sementara selama kurang lebih sepuluh menit.
- Mbappe menegaskan Prestianni tidak pantas bermain lagi di Liga Champions sebab tindakannya sangat tidak dapat ditoleransi.
Suara.com - Striker Real Madrid Kylian Mbappe, melontarkan tuduhan serius usai laga Liga Champions melawan Benfica di Estadio da Luz.
Mbappe menyebut winger Benfica, Gianluca Prestianni, melakukan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior.
Menurut Mbappe, Prestianni melontarkan kata monyet sebanyak lima kali kepada Vinicius.
Insiden terjadi sesaat setelah Vinicius mencetak gol spektakuler yang membawa Madrid unggul.
Pemain asal Brasil itu kemudian terlibat adu argumen dengan sejumlah pemain Benfica.
Tak lama setelah itu, protokol anti-rasisme UEFA diaktifkan dan pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit.
Mbappe menjadi salah satu pemain yang paling emosional melihat kejadian tersebut.
“Apa yang saya lihat sangat jelas. Pemain nomor 25 mengatakan kepada Vini lima kali, ‘Kamu monyet’,” ujar Mbappe kepada Movistar+.
Mbappe menilai tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi, terlebih di ajang sebesar Liga Champions.
Baca Juga: Allegri Kibarkan Bendera Putih: Sebut Inter Favorit Scudetto, Milan Fokus Tiket Liga Champions
“Kita harus memberi contoh untuk anak-anak. Ini Liga Champions, kompetisi yang saya impikan sejak kecil. Dunia sedang menonton. Hal seperti ini tidak bisa diterima,” tegasnya.
Ia bahkan menyebut Prestianni tidak pantas bermain lagi di kompetisi elit Eropa tersebut.
“Kita tidak bisa menerima pemain seperti itu bermain di Liga Champions. Dia tidak pantas. Ini kasus serius. Biarkan UEFA mengambil keputusan,” tambah Mbappe.
Mbappe juga mengungkap bahwa skuad Madrid sempat mempertimbangkan meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes.
“Kami sempat berpikir untuk keluar. Saya bilang kepada Vini, ‘Apa pun keputusanmu, kami akan lakukan bersama sebagai tim.’ Kami tidak akan pernah meninggalkannya sendirian,” kata Mbappe.
Sementara itu, kamera sempat menangkap Mbappe menyebut Prestianni sebagai “rasis” saat pertandingan kembali berjalan. Ia mengonfirmasi hal tersebut.
“Saya mengatakan itu karena memang begitu yang saya pikirkan. Lihat ekspresinya, wajah tidak pernah berbohong. Dia bahkan menutup mulutnya dengan jersey agar tidak terlihat,” tegas Mbappe.
Menurutnya, Prestianni juga tidak menunjukkan penyesalan atau permintaan maaf kepada Vinicius.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Allegri Kibarkan Bendera Putih: Sebut Inter Favorit Scudetto, Milan Fokus Tiket Liga Champions
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray: Potensi Duel Panas di Istanbul!
-
Victor Osimhen Bongkar Luka di Napoli: Saya Diperlakukan Seperti Anjing!
-
Superkomputer Jagokan Real Madrid Menang, Mampukah Jose Mourinho Ulangi Keajaiban?
-
Arbeloa Tegaskan Real Madrid Tak Cari Balas Dendam Saat Lawan Benfica, Lantas Cari Apa?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus
-
Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman