-
Persib Bandung wajib menang empat gol melawan Ratchaburi FC untuk lolos ke babak selanjutnya.
-
Federico Barba tetap optimis Persib bisa membalikkan keadaan meski tertinggal agregat gol cukup besar.
-
Pelatih Ratchaburi FC pastikan timnya tidak akan bermain bertahan total di markas Persib Bandung.
Suara.com - Langkah Persib Bandung di ajang kompetisi Asia kini berada di ujung tanduk yang sangat tajam.
Skuad Pangeran Biru dijadwalkan menjamu tim tangguh asal Thailand, Ratchaburi FC, malam ini di Bandung.
Pertandingan leg kedua AFC Champions League 2 ini menjadi penentu nasib wakil Indonesia tersebut.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api akan menjadi saksi perjuangan keras anak asuh Bojan Hodak.
Duel panas ini akan memulai sepak mula pada pukul 19.15 WIB secara serentak.
Tuan rumah memiliki beban berat untuk mengejar ketertinggalan agregat tiga gol yang cukup telak.
Kekalahan pada pertemuan pertama di Thailand memaksa Persib tampil habis-habisan tanpa celah sedikit pun.
Maung Bandung dituntut untuk bermain menyerang secara total demi mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Kedisiplinan di lini pertahanan juga menjadi kunci agar gawang mereka tidak kebobolan lebih banyak.
Baca Juga: Siap Taklukkan Ratchaburi FC, Bojan Minta Bobotoh Padati GBLA
Para pemain diharapkan mampu menjaga fokus penuh selama sembilan puluh menit waktu pertandingan berjalan.
Kehadiran ribuan suporter setia di tribun penonton diharapkan menjadi suntikan moral yang sangat masif.
Atmosfer magis stadion kebanggaan warga Bandung ini seringkali menciutkan nyali setiap tim tamu yang datang.
Dari sisi kebugaran, Persib memiliki waktu istirahat yang jauh lebih ideal dibandingkan sang lawan.
Mereka tidak melakoni pertandingan kompetitif apa pun sejak selesainya laga leg pertama pekan lalu.
Kondisi fisik yang segar ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menekan pertahanan tim lawan.
Di sisi lain, Ratchaburi FC baru saja menyelesaikan laga domestik melawan Prachuap pada 14 Februari.
Jadwal padat tersebut mungkin akan mempengaruhi tingkat stamina para pemain tim tamu di lapangan.
Namun, jeda pertandingan yang lama juga bisa berisiko merusak ritme permainan kolektif Persib Bandung.
Federico Barba dan kawan-kawan perlu melakukan adaptasi cepat terhadap tempo tinggi sejak peluit dibunyikan.
Bek asing milik Persib itu menyatakan kesiapannya untuk bertarung demi harga diri klub kebanggaan Jawa Barat.
Meskipun peluang terlihat kecil secara statistik, Barba tetap menaruh kepercayaan tinggi pada seluruh rekan setimnya.
Ia menegaskan bahwa dalam dunia sepak bola profesional, kejutan besar bisa saja terjadi kapan saja.
"Seperti yang dikatakan pelatih, itu bukan hasil yang mudah. Inilah yang saya katakan setelah pertandingan, kami tetap percaya pada kemampuan kami," ujar Barba dikutip dari laman resmi klub.
Kutipan tersebut menjadi pembakar semangat bagi seluruh elemen tim yang sedang berada di bawah tekanan.
Keyakinan internal pemain adalah modal utama sebelum strategi taktis dijalankan oleh pelatih di lapangan hijau.
Pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka, menyadari sepenuhnya bahwa bermain di Bandung bukanlah perkara yang mudah.
Ia sangat menghormati kekuatan Persib saat tampil di depan publik sendiri yang sangat fanatik tersebut.
Meskipun unggul agregat, Srimaka menegaskan bahwa timnya tidak akan menerapkan strategi bertahan total atau parkir bus.
Filosofi permainan terbuka tetap akan mereka usung demi menjaga marwah pertandingan tingkat internasional yang bergengsi.
Instruksi taktis tetap diberikan agar timnya tidak terlena dengan keunggulan tiga gol di leg pertama.
Tim tamu tetap akan waspada terhadap setiap skema serangan balik cepat yang dibangun oleh pemain sayap Persib.
Srimaka menilai koordinasi antar lini akan menjadi faktor penentu siapa yang layak melaju ke babak selanjutnya.
"Meski akan ada momen bertahan tergantung situasi lapangan, mereka tetap memegang teguh filosofi permainan dari leg pertama," ucap Srimaka.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Ratchaburi akan tetap bermain dengan cara yang sama seperti di kandang.
Hal ini tentu akan membuat pertandingan menjadi lebih menarik karena kedua tim saling jual beli serangan.
Bagi para penggemar yang tidak bisa hadir di stadion, pertandingan ini disiarkan secara langsung di televisi.
Stasiun televisi nasional RCTI dan GTV akan menyiarkan perjuangan Persib Bandung secara gratis bagi pemirsa.
Selain itu, akses digital melalui platform live streaming Vision+ juga tersedia untuk memudahkan para penonton seluler.
Dukungan dari seluruh pecinta sepak bola Indonesia sangat dibutuhkan agar wakil negara bisa berbicara banyak.
Semua mata kini tertuju pada taktik apa yang akan digunakan untuk membongkar pertahanan gerendel lawan.
Sejarah mencatat bahwa Persib seringkali mampu menciptakan keajaiban saat bermain di rumah mereka sendiri di Bandung.
Mentalitas juara para pemain akan diuji dalam situasi yang sangat tertekan seperti pertandingan malam ini.
Kemenangan dengan selisih empat gol adalah misi utama yang harus dicapai untuk lolos secara otomatis.
Semoga dewi fortuna berpihak pada Maung Bandung dalam lanjutan kompetisi AFC Champions League 2 tahun ini.
Selamat menyaksikan perjuangan tak kenal lelah dari pahlawan lapangan hijau di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Sassuolo Hancurkan Udinese, Jay Idzes Dapatkan Statistik Umpan Terbaik
-
Pemain Keturunan Filipina Ungkap Alasan Tinggalkan Barcelona, Sosok Luis Enrique Jadi Pembeda
-
Buriram FC Lolos ke16Besar AFC Champions League Elite, Sandy Walsh Berperan!
-
Willem II Terancam Gagal ke Eredivisie, Nathan Tjoe-A-On Kena Apes Meski Tampil Konsisten?
-
Gianluca Prestianni Sebut Vinicius Jr Monyet, Legenda Dunia Ngamuk: Jangan Jadi Pengecut!
-
Cedera Parah, Eks Arsenal Bakal Absen Panjang Usai Tanding Lawan Justin Hubner
-
Pemain Abroad Indonesia Bakal Menuju Liga Malaysia, Siapa Dia?
-
Arbeloa Pasang Badan untuk Vinicius: Rasisme Tak Punya Tempat, Sindir Jose Mourinho
-
Kans Jordi Amat Masuk Timnas Indonesia, Posisi Tetap di Persija Jakarta
-
Misi Besar Febri Hariyadi Bawa Persis lolos Lolos dari Degradasi, Mampukah?