- Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengecam keras dugaan rasisme terhadap Vinicius Junior usai laga di Lisbon, Rabu (18/2) dinihari WIB.
- Arbeloa menegaskan dukungan penuh tim kepada Vinicius, bahkan sempat mempertimbangkan meninggalkan lapangan karena insiden rasisme tersebut.
- Arbeloa menyatakan kepercayaan penuh atas pernyataan Vinicius dan memuji performa timnya, khususnya di babak pertama pertandingan itu.
Suara.com - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, angkat suara usai kemenangan 1-0 atas Benfica pada leg pertama play-off Liga Champions 2025/2026 di Lisbon, Rabu (18/2) dinihari WIB.
Arbeloa dengan tegas mengecam dugaan tindakan rasisme terhadap Vinicius Junior yang terjadi dalam laga tersebut.
“Tidak boleh ada toleransi terhadap rasisme. Kita tidak bisa membiarkan hal seperti ini terjadi di lapangan sepak bola pada 2026,” tegas Arbeloa dilansir dari Marca.
Arbeloa mengungkapkan dirinya langsung berbicara kepada Vinicius saat insiden terjadi. Ia menegaskan seluruh tim akan berdiri di belakang sang pemain, apa pun keputusan yang diambilnya.
“Saya katakan kepadanya, jika dia ingin terus bermain, kami akan selalu di sisinya. Apa pun keputusannya, kami bersama dia. Kami bertarung bersama, kami menderita bersama.”
Bahkan, Real Madrid sempat mempertimbangkan meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Namun keputusan akhir berada di tangan Vinicius.
“Wasit mengatakan tidak mendengar apa pun dan tidak bisa bertindak. Itu keputusan Vinicius. Kami tidak bisa menoleransi perilaku seperti ini.”
Arbeloa juga menegaskan dirinya mempercayai sepenuhnya pernyataan Vinicius.
“Saya percaya apa yang dikatakan Vini. Saya tidak akan pernah meragukan ucapannya.”
Baca Juga: Insiden Benfica vs Real Madrid: Vinicius Kena Serangan Rasial, Jose Mourinho Diusir Wasit
Menanggapi komentar dari pelatih Benfica, Jose Mourinho soal dugaan provokasi, Arbeloa memilih merespons dengan tenang.
“Saya tidak melihat selebrasinya, tapi saya melihat gol luar biasa itu. Saya yakin ketika mengetahui apa yang terjadi, pelatih mereka juga tidak akan mentoleransi hal seperti itu. Nol toleransi.”
Di luar kontroversi, Arbeloa mengaku puas dengan performa timnya, khususnya di babak pertama.
“Babak pertama sangat bagus, kami pantas mencetak lebih banyak gol. Ini adalah Madrid yang ingin kami lihat.”
Ia menilai ada perkembangan signifikan dibanding laga tiga pekan sebelumnya, meski masih ada ruang untuk perbaikan.
Arbeloa juga memberikan pujian khusus kepada Aurelien Tchouameni yang disebut tampil spektakuler dalam beberapa laga terakhir.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Insiden Benfica vs Real Madrid: Vinicius Kena Serangan Rasial, Jose Mourinho Diusir Wasit
-
Juventus Dibantai Galatasaray 2-5, Luciano Spalletti Ngamuk: Kami Mundur Tiga Langkah!
-
Kylian Mbappe Tuduh Pemain Benfica Panggil Vinicius Monyet Sebanyak Lima Kali
-
Allegri Kibarkan Bendera Putih: Sebut Inter Favorit Scudetto, Milan Fokus Tiket Liga Champions
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray: Potensi Duel Panas di Istanbul!
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Pemain Abroad Indonesia Bakal Menuju Liga Malaysia, Siapa Dia?
-
Kans Jordi Amat Masuk Timnas Indonesia, Posisi Tetap di Persija Jakarta
-
Misi Besar Febri Hariyadi Bawa Persis lolos Lolos dari Degradasi, Mampukah?
-
Insiden Benfica vs Real Madrid: Vinicius Kena Serangan Rasial, Jose Mourinho Diusir Wasit
-
Juventus Dibantai Galatasaray 2-5, Luciano Spalletti Ngamuk: Kami Mundur Tiga Langkah!
-
Bojan Hodak Bicara Mental Pemain Persib Jelang Lawan Ratchaburi FC
-
Barcelona Dihajar Girona, Hansi Flick Liburkan Pemain Dua Hari: Saatnya Reset Mental!
-
Kylian Mbappe Tuduh Pemain Benfica Panggil Vinicius Monyet Sebanyak Lima Kali
-
Harga Cuma Rp350 M, Manchester United dan Barcelona Berebut Bek Dortmund Julian Ryerson
-
Joan Laporta Tuduh Ada Tangan-tangan Tak Tampak Ingin Barcelona Gagal Juara La Liga