- Joey van Beukering memiliki darah Indonesia penuh dari ayahnya, Dennis van Beukering, yang berasal dari Yogyakarta.
- Pemain anyar De Treffers ini merupakan keponakan dari Jhon van Beukering, eks striker naturalisasi yang pernah membela Timnas Indonesia.
- Berbekal garis keturunan yang kuat, Joey secara terbuka menyatakan mimpinya untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.
Suara.com - Nama Joey van Beukering belakangan ini mendadak mencuat dan menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
Bek kiri yang baru saja bergabung dengan klub De Treffers ini secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk membela Timnas Indonesia di masa depan.
Publik pun dibuat penasaran mengenai asal-usul darah Indonesia yang mengalir di dalam tubuh pemain berusia 23 tahun tersebut.
Ternyata, Joey memiliki garis keturunan Nusantara yang sangat kental dan penuh dari sisi sang ayah, Dennis van Beukering.
Ayah kandung Joey diketahui berasal dari salah satu wilayah istimewa di Pulau Jawa, yakni Yogyakarta.
“Ayah saya berasal dari Yogyakarta dan memiliki darah Indonesia penuh,” ujar Joey menjelaskan silsilah keluarganya.
Latar belakang keluarga Joey semakin menarik perhatian karena ia ternyata masih memiliki hubungan darah dengan Jhon van Beukering.
Joey merupakan keponakan langsung dari Jhon van Beukering, mantan striker yang pernah dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia beberapa tahun silam.
Darah Yogyakarta yang diwariskan sang ayah inilah yang memicu mimpi besar Joey untuk bisa mengikuti jejak pamannya berseragam Merah Putih.
Baca Juga: 3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
“Suatu hari nanti saya ingin bermain untuk Timnas Indonesia. Itu adalah mimpi saya,” tambahnya dengan penuh harap.
Selain mewariskan darah Indonesia, sang ayah juga turut mendampingi karier sepak bola Joey secara langsung di lapangan.
Dennis van Beukering diketahui akan menjabat sebagai asisten pelatih di De Treffers, klub yang akan dibela Joey pada musim 2025/2026 nanti.
Secara profil, Joey merupakan pemain kelahiran Arnhem yang memiliki postur 178 cm dan dikenal fleksibel di sisi kiri lapangan.
Jebolan akademi Vitesse ini bisa bermain sama baiknya sebagai bek kiri maupun sayap kiri dengan gaya permainan yang agresif dan umpan silang akurat.
Kini, Joey siap membuktikan kualitasnya di level yang lebih tinggi bersama De Treffers setelah sebelumnya tampil konsisten dan jarang cedera di MASV Arnhem.
“Saya sangat bangga bisa bergabung dengan De Treffers. Ketika mereka menunjukkan minat, saya tidak ragu. Mustahil menolak klub top amatir sebesar ini,” tegas Joey.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU
-
Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
-
Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati
-
Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api
-
Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
-
Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia
-
Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun
-
Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan
-
Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta