- Bek kiri asal Prancis, Layvin Kurzawa, cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya di Persib Bandung.
- Kurzawa mengunjungi Masjid Raya Al Jabbar dan membagikan kekagumannya melalui media sosial pribadinya.
- Pemain berusia 33 tahun itu menjalani debut resmi di laga tandang melawan Ratchaburi FC di Thailand.
Suara.com - Kehadiran Layvin Kurzawa di skuad Persib Bandung langsung menjadi sorotan.
Meski baru beberapa minggu menetap di Kota Bandung, bek kiri asal Prancis itu menunjukkan proses adaptasi yang cukup cepat, bukan hanya di atas lapangan, tetapi juga dalam mengenal lingkungan dan budaya sekitar.
Layvin Kurzawa diketahui menyempatkan diri mengunjungi Masjid Raya Al Jabbar, sebuah destinasi ikonik di Jawa Barat.
Kunjungan tersebut membuatnya terkesan hingga membagikannya melalui media sosial pribadinya.
“Masjid Raya Al Jabbar. Terima kasih telah menunjukkan kami salah satu masjid terindah di dunia,” tulis Kurzawa dalam caption Instagram miliknya.
Sontak unggahan itu menyita perhatian dari warganet dan menuai banyak komentar.
"Kurzawa mode bulan puasa," tulis nus***
"Agendakan buka bersama," sahut ban***
"Taraweh berangkat jam berapa nih?" timpal ko***
Baca Juga: Persib Bandung Bisa Singkirkan Ratchaburi Tanpa Perlu Keajaiban, Bagaimana Caranya?
Adapun pemain berusia 33 tahun itu memang baru diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Persib Bandung untuk memperkuat tim pada putaran kedua musim 2025/2026 sekaligus menghadapi persaingan di level Asia.
Perekrutannya ditujukan untuk menambah opsi di sektor bek kiri hingga sayap kiri, seiring meningkatnya intensitas pertandingan di kompetisi domestik dan internasional.
Proses penyesuaian Kurzawa bersama Maung Bandung terbilang singkat. Selain mulai memahami atmosfer sepak bola Indonesia, ia juga tampak menikmati interaksi dengan lingkungan barunya.
Di lapangan, eks pemain Paris Saint-Germain (PSG) tersebut akhirnya mencatatkan debut resmi bersama Persib pada babak 16 besar AFC Champions League Two saat menghadapi Ratchaburi FC di Thailand.
Ia masuk sebagai pemain pengganti, namun laga tersebut berakhir kurang manis setelah Persib harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0–3.
Sebelum berlabuh ke Indonesia, Kurzawa dikenal sebagai pemain yang memiliki jam terbang tinggi di Eropa serta sempat membela tim nasional Prancis.
Pengalamannya di kompetisi elite diharapkan mampu memberi dampak positif bagi Persib, baik dalam kualitas permainan maupun dalam membangun mentalitas juara di ruang ganti tim.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak: Dalam Sepak Bola, Semua Masih Mungkin
-
Persib Butuh 4 Gol, Federico Barba Tetap Yakin Bantai Ratchaburi
-
Prediksi Persib Bandung vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026: Hidup Mati di AFC Champions League 2
-
Syarat Persib Lolos Perempat Final ACL Two Usai Takluk di Markas Ratchaburi FC Thailand
-
Wajib Bantai Ratchaburi 4 Gol, Persib Bandung Bakal Dihadapkan dengan Unfinished Task?
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Menelusuri Silsilah Joey van Beukering, Pemain Keturunan Jawa yang Siap Bela Timnas Indonesia
-
Bojan Hodak: Dalam Sepak Bola, Semua Masih Mungkin
-
Sandy Walsh Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
-
Siapa Joey Van Beukering? Bek Keturunan Yogyakarta Berambisi Bela Timnas Indonesia
-
Persib Butuh 4 Gol, Federico Barba Tetap Yakin Bantai Ratchaburi
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
-
Kata-kata Shayne Pattynama Usai Kalah Bersaing dari Dony Tri Pamungkas di Persija
-
Prediksi Persib Bandung vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026: Hidup Mati di AFC Champions League 2
-
Mauro Zijlstra Kaget Dengan Gaya Bermain Super League, Kenapa?
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia