John Herdman bisa tiru taktik Persija geser Jordi Amat jadi gelandang bertahan. Simak 3 keuntungan strategis bagi Timnas Indonesia berikut ini. (Instagram/jordiamat5)
Baca 10 detik
- Perubahan posisi Jordi Amat menjadi gelandang bertahan di Persija memberikan solusi bagi Timnas Indonesia yang memiliki surplus bek tengah berkualitas.
- Jordi Amat terbukti tampil impresif dan nyaman di posisi baru, bahkan meraih predikat pemain terbaik saat Persija mengalahkan Bali United.
- Opsi ini memungkinkan pelatih John Herdman menurunkan komposisi pemain terbaik sekaligus tanpa harus mengorbankan bek tangguh lain di bangku cadangan.
Keuntungan ketiga adalah faktor kenyamanan sang pemain sendiri dalam menjalankan peran barunya sebagai jenderal lapangan tengah.
Jordi Amat secara terbuka mengakui bahwa dirinya sangat menikmati tugas baru tersebut dan merasa bisa memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
"Sangat senang, sangat senang membantu, dan saya harap kemenangan yang lain akan datang," kata Jordi dikutip dari laman I.League, Rabu (18/2/2026).
Fleksibilitas taktik ini menjadi aset sangat berharga bagi John Herdman dalam meracik strategi dinamis untuk menghadapi berbagai tipe lawan di agenda internasional.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung