Eksperimen pelatih Persija memainkan Jordi Amat sebagai gelandang bertahan memberikan opsi taktis baru bagi John Herdman untuk memaksimalkan skuad Timnas Indonesia.
Posisi baru ini menjadi solusi atas menumpuknya stok bek tengah berkualitas di skuad Garuda seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Justin Hubner.
Jordi Amat mengaku nyaman dan berhasil menjadi pemain terbaik saat menjalani peran gelandang bertahan dalam kemenangan Persija atas Bali United.
Suara.com - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan inspirasi taktik segar dari kompetisi domestik untuk meracik komposisi terbaik skuad Garuda.
Eksperimen berani yang dilakukan pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, terhadap posisi bermain Jordi Amat bisa menjadi opsi brilian bagi Herdman di masa depan.
Perubahan peran Jordi Amat di level klub membuka peluang baru untuk memaksimalkan potensi sang pemain tanpa harus mengorbankan bek tangguh lainnya di tim nasional.
Sebagaimana diketahui, persaingan di sektor bek tengah Timnas Indonesia saat ini sangat ketat dengan hadirnya nama-nama besar seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Justin Hubner.
Menumpuknya stok pemain belakang berkualitas tersebut membuat posisi Jordi Amat sebagai starter di jantung pertahanan tidak lagi mendapat jaminan mutlak.
Namun, Mauricio Souza memberikan solusi taktis dengan menempatkan Jordi Amat sebagai gelandang bertahan saat Persija menang 1-0 atas Bali United akhir pekan lalu.
Langkah taktis pelatih asal Brasil tersebut terbukti efektif dan bisa diadopsi oleh John Herdman untuk mengakomodasi seluruh talenta terbaiknya dalam satu lapangan.
Jordi Amat sendiri mengaku sangat menikmati peran barunya sebagai penyeimbang lini tengah dan merasa nyaman bermain di posisi tersebut.
"Sangat senang, sangat senang membantu, dan saya harap kemenangan yang lain akan datang," kata Jordi dikutip dari laman I.League, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga: 3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Kualitas pemain kelahiran Spanyol itu di posisi nomor enam terbukti nyata setelah ia dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga kontra Serdadu Tridatu.
Meski menjadi bintang lapangan, Jordi tetap merendah dan menyebut performa apiknya tidak lepas dari kontribusi dan kerja keras seluruh rekan setimnya.
Peran sebagai gelandang jangkar ini ternyata bukan kali pertama dilakoni Jordi, karena sebelumnya ia juga dimainkan di posisi serupa saat Persija menghadapi Madura United.
Konsistensi permainan Jordi di posisi baru ini tentu menjadi data berharga bagi John Herdman dalam menyusun strategi Timnas Indonesia menghadapi agenda internasional.
Opsi memainkan Jordi sebagai gelandang bertahan membuat Herdman tidak perlu pusing mencadangkan bek elit seperti Elkan Baggott atau Jay Idzes.
Jordi berharap penampilan positifnya kembali berlanjut saat Macan Kemayoran menjamu PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat malam nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Pilihan Gelandang Timnas Indonesia Bertambah Imbas Eksperimen Pelatih Persija
-
Siapa Gianluca Prestianni? Dituding Hina Vinicius Jr, Punya Julukan Sama dengan Messi
-
Allano Lima Kirim Peringatan untuk Persib Bandung: Persija Siap Juara
-
Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung Vs Ratchaburi FC di AFC Champions League 2
-
Al Hilal Menggila di ACL Elite, Sandy Walsh Bawa Buriram Ukir Sejarah Baru di Asia
-
Emaxwell Souza Pilih Trofi Juara Ketimbang Top Skor, Ambisi Besar Sang Mesin Gol Persija
-
Salahkan Vinicius Jr Jadi Korban Rasisme, Jose Mourinho Panen Hujatan
-
Layvin Kurzawa Takjub Saat Kunjungi Masjid Raya Al Jabbar: Salah Satu yang Terbaik di Dunia
-
Menelusuri Silsilah Joey van Beukering, Pemain Keturunan Jawa yang Siap Bela Timnas Indonesia
-
Bojan Hodak: Dalam Sepak Bola, Semua Masih Mungkin