- Persib Bandung mengalahkan Ratchaburi FC 1-0 di GBLA pada 18 Februari 2026, tetapi tetap tersingkir karena kalah agregat skor.
- Kartu merah kontroversial wasit Majed Mohammed Al-Shamrani terhadap Uilliam Barros menjadi titik balik penting dalam pertandingan tersebut.
- Wasit Majed Al-Shamrani pernah memimpin laga kontroversial Indonesia lainnya, termasuk final SEA Games 2019 dan Piala Asia U-23 2024.
Suara.com - Laga panas Persib Bandung kontra Ratchaburi FC berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Maung Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026).'
Gol semata wayang dicetak Andrew Jung pada menit ke-40, membakar semangat Bobotoh yang memadati stadion. Namun, kemenangan tersebut tak cukup untuk menyelamatkan langkah Persib. Maung Bandung tetap harus tersingkir karena kalah agregat.
Momentum kebangkitan Persib seketika runtuh akibat kartu merah yang diterima Uilliam Barros. Keputusan kontroversial dari wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Al-Shamrani, menjadi titik balik yang memicu gelombang protes.
Insiden terjadi saat Uilliam Barros melakukan pelanggaran terhadap Jonathan Khemdee. Posisi kejadian dinilai jauh dari pertahanan Persib dan tidak dalam situasi berbahaya bagi Ratchaburi FC.
Namun, tanpa ragu, Majed Al-Shamrani langsung mengganjar kartu merah. Keputusan tersebut makin dipertanyakan karena tidak melalui proses peninjauan VAR (Video Assistant Referee).
Majed Mohammed Al-Shamrani bukan sosok asing bagi sepak bola Indonesia. Ia juga pernah memimpin laga penting Indonesia, termasuk duel kontra Irak pada perebutan posisi ketiga Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha.
Lahir pada 8 Desember 1989, Majed memiliki pengalaman sebagai wasit utama, asisten wasit, official keempat, hingga asisten VAR. Ia kerap memimpin laga di Liga Pro Saudi dan berbagai kompetisi internasional AFC.
Majed juga sempat menjadi sorotan saat memimpin final SEA Games 2019 antara Indonesia dan Vietnam di Stadion Rizal Memorial, Filipina.
Kala itu, bek Vietnam Doan Van Hau menginjak kaki Evan Dimas hingga cedera parah. Namun, Majed tidak memberikan kartu apapun. Insiden tersebut membuat Evan Dimas harus menerima medali menggunakan kursi roda.
Baca Juga: Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
Tak hanya itu, pada fase grup Piala Asia U-23 2024 saat Indonesia menghadapi Australia, Majed sempat memberikan penalti kepada Australia usai Mohamed Toure dianggap melakukan handball yang mengenai Komang Teguh. Beruntung, Ernando Ari berhasil melakukan penyelamatan.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
3 Kerugian Timnas Indonesia Jadikan Jordi Amat Gelandang Bertahan
-
3 Keuntungan Timnas Indonesia Jadikan Jordi Amat Gelandang Bertahan
-
Shayne Pattynama Merinding Lihat Video JIS Jelang Persija Jakarta Menantang PSM Makassar
-
Debutan Persija, Mauro Zijlstra Bongkar Perbedaan Gila Antara Super League 2026 dan Belanda
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari
-
Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik