- Pemain naturalisasi Timnas Indonesia berbondong-bondong memilih kembali berkarier di Super League, termasuk pemain muda.
- Faktor utama kepulangan pemain adalah iming-iming finansial yang lebih menguntungkan dibandingkan bermain di luar negeri.
- Keputusan ini kompleks, melibatkan pertimbangan kebutuhan hidup dan tanggung jawab keluarga pemain, bukan sekadar teknis.
Ia kemudian mengingatkan betapa beratnya perjuangan pemain muda ketika berkarier di luar negeri, dengan menyinggung pengalaman Marselino Ferdinan.
"Orangnya asing segala macem, gajinya kecil, coba balikin ke diri kita, emang susah juga," ujar Bung Harpa.
"Ini udah di Tanah Air, bisa makan sop kaki kambing setiap seminggu sekali, gaji gede, deket sama orang tua," terangnya lagi.
Karena itu, Bung Harpa menilai fenomena ini tidak bisa disikapi secara hitam-putih.
Ada banyak aspek non teknis yang turut memengaruhi keputusan para pemain diaspora untuk pulang dan bermain di Super League.
"Agak susah juga untuk kita ngejudge mereka juga, tidak hitam-putih juga," kata Bung Harpa.
"Kalau kita pribadi sih ya pasti pengen mereka compete di sana kan, cuma ya ada benernya juga bahwa itu hak asasi mereka," lanjutnya.
Dengan kondisi tersebut, perhatian kini tertuju pada bagaimana para pemain naturalisasi bisa tetap menjaga kualitas permainan meski berkompetisi di Super League.
Tantangan terbesarnya adalah memastikan mereka tetap mendapat menit bermain yang cukup agar performa tidak justru menurun usai bermain di kompetisi domestik.
Baca Juga: Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
Berita Terkait
-
3 Pemain Bulgaria Paling Top yang Bisa Jumpa Timnas Indonesia
-
Sosok-sosok Naturalisasi yang Bisa Membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
3 Tahun Tinggal di Indonesia, Pelatih Timnas Bulgaria Sebut Sepak Bola Seperti Agama
-
Pengakuan Patrick Kluivert: Masih Ingin Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Tapi...
-
Pelatih Bulgaria Mengaku Sudah Amati Timnas Indoneesia: Punya Tujuan Lolos Piala Dunia 2030
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Casemiro ke Inter Miami Segera Terjadi, Tapi Terjanggal Regulasi Discovery Rights dan Slot Non-DP
-
Gelar Juara Persib di Depan Mata, Julio Cesar Ingatkan Jangan Lengah Lawan Persijap
-
Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei
-
Aston Villa Juara Liga Europa 2026
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris