-
Persib Bandung terancam denda besar dan sanksi tanpa penonton akibat ulah suporter.
-
Media Thailand menyoroti kerusuhan di GBLA yang merusak reputasi sepak bola ASEAN.
-
Meski menang 1-0, Persib tersingkir dari ACL Two karena kalah agregat dari Ratchaburi.
Wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Alshamrani, baru saja mengakhiri pertandingan ketika suasana mendadak menjadi tidak terkendali.
Beberapa penonton terpantau melompati pagar pembatas dan berlari menuju area hijau di tengah stadion.
Tindakan tersebut memicu kepanikan singkat bagi para perangkat pertandingan dan pemain dari tim tamu.
Skuad Ratchaburi FC beserta korps baju hitam segera mengamankan diri dengan berlari kencang menuju ruang ganti.
Mereka berusaha menghindari kontak fisik dengan suporter yang terus merangsek masuk ke dalam lapangan.
Para penggawa Maung Bandung tidak tinggal diam melihat situasi yang semakin memanas di hadapan mereka.
Beberapa pemain lokal maupun asing mencoba membujuk para pendukung agar segera kembali ke area tribun.
Bahkan, pelatih kepala Bojan Hodak sampai harus turun tangan secara langsung demi menenangkan massa yang emosional.
Hodak terlihat berusaha mencegah aksi-aksi lebih jauh yang bisa berakibat lebih fatal bagi masa depan klub.
Baca Juga: Sampai Turun Tangan Langsung, Bojan Hodak Blak-blakan Kesal Liat Bobotoh Rusuh
Ketegangan ini tentu menjadi catatan merah dalam laporan pengawas pertandingan yang akan dikirimkan kepada AFC.
Persib sebenarnya menutup laga tersebut dengan hasil yang positif jika hanya melihat papan skor pertandingan.
Satu gol tunggal yang dilesakkan oleh Andrew Jung sempat membangkitkan asa bagi ribuan suporter yang hadir.
Gol tersebut membawa Persib unggul 1-0 atas Ratchaburi FC hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan.
Namun, kemenangan tipis di markas sendiri tersebut tidak mampu menyelamatkan nasib mereka di turnamen ini.
Secara agregat, tim asuhan Bojan Hodak tetap dinyatakan kalah kelas dari wakil Thailand tersebut di fase gugur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Casemiro ke Inter Miami Segera Terjadi, Tapi Terjanggal Regulasi Discovery Rights dan Slot Non-DP
-
Gelar Juara Persib di Depan Mata, Julio Cesar Ingatkan Jangan Lengah Lawan Persijap
-
Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei
-
Aston Villa Juara Liga Europa 2026
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris