-
Bojan Hodak mengecam keras aksi invasi lapangan oleh oknum suporter Persib usai laga.
-
Pelatih Persib khawatir klub akan terkena denda besar dari AFC akibat ulah suporter.
-
Bojan Hodak dan pemain turun tangan langsung menenangkan penonton agar kembali ke tribun.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-26 melawan Ratchaburi FC.
Ia menyoroti insiden masuknya suporter ke dalam lapangan setelah pertandingan berakhir.
Dalam sesi wawancara pascalaga, Hodak secara terbuka mengungkapkan rasa gemasnya terhadap ulah segelintir oknum yang dinilai merusak citra besar Maung Bandung.
Meski begitu, ia tetap menegaskan mayoritas Bobotoh telah memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan.
"Mungkin di sini tadi ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka itu fantastis," kata Hodak membuka pernyataan soal fans Maung Bandung.
"Tidak mudah bermain di sini, jika kalian ingat laga melawan Bangkok United, di babak pertama kesulitan. Bisa dilihat juga tadi Ratchaburi tidak mudah bermain di sini dan itu keuntungan bagi kami," jelasnya.
Namun, menurut pelatih asal Kroasia itu, tindakan segelintir orang bisa berdampak besar bagi klub.
"Tapi ada seratus orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadinya."
"Karena kami bisa saja didenda karena seratus orang atau bahkan itu kurang dari seratus orang. Mereka meneror semuanya," ucapnya kemudian.
Baca Juga: Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda
Hodak menekankan bahwa kekuatan Persib saat bermain di kandang terletak pada dukungan suporter.
Atmosfer stadion kerap menjadi tekanan tersendiri bagi tim tamu dan menjadi keuntungan nyata bagi tuan rumah.
"Saya bisa katakan 99 persen suporter fantastis dan bagi setiap lawan yang datang ke sini itu tidak akan mudah, itu keuntungan ketika kami bermain di kandang sendiri," tukasnya.
Situasi memanas selepas peluit panjang berbunyi. Beberapa suporter turun dari tribun dan masuk ke area lapangan.
Dalam momen tersebut, Hodak bahkan turun tangan langsung untuk menenangkan keadaan. Aksinya terekam kamera dan ramai beredar di media sosial.
Ia bersama sejumlah pemain Persib seperti Eliano Reijnders, Layvin Kurzawa, dan Dedi Kusnandar terlihat meminta para suporter kembali ke tribun.
Imbauan tersebut akhirnya direspons positif, dan massa yang sempat mendekat ke lapangan mundur secara tertib.
Insiden ini menjadi catatan penting bagi Persib Bandung. Di satu sisi, dukungan Bobotoh terbukti menjadi energi besar bagi tim.
Namun di sisi lain, klub juga harus menjaga agar euforia tidak berubah menjadi tindakan yang berpotensi merugikan tim kesayangan mereka sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay
-
Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
-
Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk
-
Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga
-
Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol