- Demiane Agustien memiliki fleksibilitas tinggi dengan kemampuan bermain sebagai gelandang serang, winger kiri, gelandang tengah, hingga bek sayap kiri.
- Statistik Transfermarkt menunjukkan ia paling sering dimainkan sebagai gelandang serang di Arsenal U-21 musim ini dengan catatan enam penampilan.
- Pemain keturunan berdarah Jakarta ini belum terikat dengan timnas senior negara mana pun, sehingga John Herdman berpeluang besar merekrutnya ke Timnas Indonesia.
Suara.com - Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan tambahan amunisi serbaguna dari tanah Inggris dalam sosok pemain muda Arsenal, Demiane Agustien.
Pemain yang kini memperkuat Arsenal U-21 tersebut tengah menjadi sorotan publik usai mencetak hattrick sensasional ke gawang Leeds United U-21 di Premier League 2.
Kehadiran Demiane bisa menjadi solusi taktis yang mewah bagi pelatih John Herdman karena kemampuannya bermain di empat posisi berbeda di lapangan.
Berikut adalah empat posisi yang bisa ditempati oleh Demiane Agustien jika resmi berseragam Merah Putih:
1. Gelandang Serang
Mengacu pada data Transfermarkt, posisi utama yang paling sering dimainkan Demiane bersama Arsenal U-21 di Premier League 2 2025/2026 adalah gelandang serang.
Tercatat dari 10 pertandingan yang dilakoninya musim ini, ia diturunkan sebanyak enam kali untuk mengisi pos kreatif di belakang striker tersebut.
Peran ini sangat vital bagi skuad Garuda untuk mengatur ritme serangan sekaligus memecah kebuntuan lawan dari lini kedua.
2. Winger Kiri
Baca Juga: Bukayo Saka Ungkap Biang Kerok Arsenal Gagal Menang Lawan Wolves
Selain menjadi motor serangan di tengah, Demiane juga memiliki atribut kecepatan dan teknik olah bola mumpuni untuk beroperasi sebagai winger kiri.
Posisi ini disebut sebagai posisi naturalnya yang memungkinkan dia melakukan tusukan berbahaya ke area kotak penalti lawan.
Ketajaman insting golnya saat menyerang dari sisi sayap baru saja terbukti lewat torehan tiga gol dalam satu laga melawan Leeds United.
3. Gelandang Tengah
Fleksibilitas taktik Demiane juga terlihat dari kemampuannya untuk ditarik sedikit lebih ke belakang guna mengisi pos gelandang tengah.
Statistik kompetisi musim ini mencatat bahwa ia pernah satu kali dipercaya mengisi peran sentral ini untuk menjaga keseimbangan permainan tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung