-
Persija Jakarta menjamu PSM Makassar di JIS pada Jumat, 20 Februari 2026 malam.
-
PSM Makassar butuh poin penuh demi menjauh dari ancaman zona degradasi papan bawah.
-
Pelatih Tomas Trucha mengeluhkan hasil sia-sia setelah timnya kalah dari Dewa United.
Suara.com - Panggung megah Jakarta International Stadium bersiap menjadi saksi pertarungan penuh gengsi dua tim legendaris Indonesia.
Pertemuan antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam, 20 Februari 2026.
Laga pekan ke-22 Super League 2025/2026 ini membawa beban yang sangat berbeda bagi kedua kesebelasan.
Tuan rumah sedang dalam tren positif di papan atas, sementara tim tamu sedang berjuang menjauhi degradasi.
Persija Jakarta saat ini bertengger kokoh di urutan ketiga klasemen dengan koleksi total 44 poin.
Jika melihat sejarah panjang sejak tahun 2016, kedua tim ini sudah bertemu sebanyak 22 kali.
Macan Kemayoran tercatat mengantongi delapan kemenangan dalam catatan sejarah pertemuan head to head tersebut.
Di sisi lain, Juku Eja berhasil memenangkan enam pertandingan dan delapan laga sisanya berakhir imbang.
Meski kalah jumlah kemenangan total, PSM justru memiliki modal kepercayaan diri dari tiga pertemuan terakhirnya.
Baca Juga: Adam Przybek Pulang Kampung usai Persib Bandung Tersingkir dari ACL 2 2025/2026
Pasukan Ramang tidak terkalahkan oleh Persija dalam tiga bentrokan terakhir yang mereka jalani di lapangan.
Pada putaran pertama musim ini, PSM Makassar sukses mengamankan tiga poin penuh di markas mereka.
Kemenangan 2-0 tersebut diraih di Stadion Gelora BJ Habibie berkat performa gemilang para pemain asingnya.
Savio Roberto dan Abu Kamara menjadi pahlawan dengan masing-masing mencetak satu gol ke gawang Persija.
Namun, kondisi PSM saat ini sedang mengalami penurunan performa yang cukup signifikan di liga domestik.
Tim asal Sulawesi Selatan ini tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan perolehan 23 poin.
Situasi semakin sulit bagi PSM setelah mereka baru saja menelan kekalahan pahit dari Dewa United.
Kekalahan dua gol tanpa balas pada Sabtu lalu mematahkan harapan mereka untuk bangkit lebih cepat.
Padahal, kemenangan sangat dibutuhkan untuk memberikan jarak aman dari ancaman zona merah di akhir musim.
Tomas Trucha selaku juru taktik PSM Makassar mengungkapkan rasa frustrasinya atas kegagalan tim mendapatkan poin kandang.
Kekecewaan pelatih tersebut muncul karena para pemain dianggap menyia-nyiakan peluang emas untuk melanjutkan tren positif.
"Sebelumnya kita menang di pertandingan away, yang harusnya kita melanjutkan tren tersebut di pertandingan kandang kita, namun kita buang kesempatan itu untuk mendapatkan kemenangan kandang hari ini dan kerja kita jadi sia-sia," ujar pelatih PSM, Tomas Trucha.
Ungkapan tersebut menggambarkan betapa beratnya beban mental yang dibawa PSM saat bertandang ke Jakarta nanti.
Persija Jakarta tentu tidak akan membiarkan tim tamu mencuri poin dengan mudah di depan pendukungnya.
Dukungan ribuan Jakmania di JIS diprediksi akan menjadi tekanan tambahan bagi skuad asuhan Tomas Trucha.
Apalagi Persija memiliki ambisi besar untuk terus menempel ketat posisi puncak klasemen Super League musim ini.
Data menunjukkan bahwa pada September 2025, PSM menang 2-0, disusul kemenangan tipis 1-0 pada Februari 2025.
Hasil imbang 1-1 juga sempat terjadi pada September 2024 saat Persija bertindak sebagai tuan rumah kompetisi.
Namun, Persija pernah mendominasi pada tahun 2023 dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas tim Juku Eja.
Jika ditarik lebih jauh ke belakang, skor-skor ketat selalu menghiasi duel klasik yang penuh sejarah ini.
Pertandingan di JIS nanti akan menjadi penentu apakah dominasi Persija kembali atau PSM tetap konsisten.
Persija Jakarta sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga jarak poin dengan para pesaing di posisi dua besar.
Dengan total 44 poin, setiap kesalahan kecil bisa membuat posisi mereka tergeser oleh tim di bawahnya.
Persiapan matang telah dilakukan oleh tim pelatih untuk meredam serangan balik cepat yang menjadi ciri khas PSM.
Ketajaman lini depan Persija akan diuji oleh pertahanan berlapis yang kemungkinan akan diterapkan oleh Tomas Trucha.
Pertandingan ini dipastikan akan berjalan dengan intensitas tinggi mengingat sejarah rivalitas panjang antara kedua klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Prediksi Manchester City vs Newcastle United, The Citizens Bidik Pangkas Poin dengan Arsenal
-
Profil Samuel Feijoo: Nenek Asli Simalungun, Ayah Spanyol, Bisa Jadi Penerus Maarten Peas
-
Cerita Unik Pemain Keturunan Indonesia, Dipecat Klub Belanda Gegara Buang Air Sembarangan
-
Punya Skill sebagai Kepala Akademi Pemain Muda, PSSI Gak Tertarik Rekrut Ayah Jens Raven?
-
Kans Pemain Keturunan Indonesia Ini Bisa Tampil di Leg Kedua Knock Out Liga Champions
-
Alex Pastoor Sarankan Jordi Cruyff Rekrut Eks Rekan Ole Romeny, Siapa Dia?
-
Debut Luar Biasa Eks Calon Pelatih Timnas Indonesia, Hancurkan Fenerbahce 3-0 di Liga Europa
-
Prediksi Susunan Pemain Persija Jakarta vs PSM Makassar Bertanding JIS Malam Ini
-
Jam Berapa Persija Jakarta Vs PSM Makassar Malam Ini?
-
Prediksi Persija Jakarta Vs PSM Makassar di BRI Super League 20 Februari 2026