- Samuel Guillermo Feijoo Jimeno, kiper 15 tahun, memiliki darah Indonesia dari nenek Simalungun.
- Saat ini ia bermain di klub Belanda NAC Breda U-16, setelah lima tahun di PSV Eindhoven.
- Keputusan bergabung NAC Breda diambil demi mendapatkan menit bermain reguler dan mengembangkan karier sebagai kiper.
Suara.com - Satu lagi bakat keturunan Indonesia di Eropa yang layak jadi sorotan pihak PSSI untuk masa depan. Ia adalah Samuel Guillermo Feijoo Jimeno alias Samuel Feijoo.
Samuel diketahui memiliki Belanda, Spanyol, Maroko, dan Indonesia melalui neneknya dari Simalungun, Sumatera Utara.
Samuel masih berusia 15 tahun dan sekarang bergabung ke klub Belanda, NAC Breda U-16.
Dengan tinggi 1,82 meter dan kaki dominan kanan, Samuel sudah menunjukkan potensi besar sebagai penjaga gawang sejak bermain untuk tim muda PSV Eindhoven selama lima musim.
Meskipun diminati klub-klub besar seperti NEC Nijmegen dan Feyenoord, Samuel memilih NAC Breda karena kesempatan untuk mendapatkan menit bermain reguler dan menjadi pemain kunci di timnya.
Keputusan ini dianggap strategis untuk perkembangan kariernya yang cepat, mengingat posisinya sebagai penjaga gawang memerlukan konsistensi dan pengalaman pertandingan.
Samuel lahir dari ayah Spanyol dan ibu kelahiran Brussels, Belgia, yang memiliki darah Maroko dan Indonesia.
Neneknya dari pihak ibu berasal dari Balimbingan, Simalungun, Sumatera Utara.
Saat ini, Samuel belum mencatatkan menit resmi di kompetisi U-17 Divisi 1 musim 25/26, namun ia dipersiapkan untuk menjadi starter utama.
Baca Juga: Cerita Unik Pemain Keturunan Indonesia, Dipecat Klub Belanda Gegara Buang Air Sembarangan
Dengan pengalaman lima tahun di PSV Eindhoven, Samuel telah menguasai teknik dasar kiper modern dan kemampuan membaca permainan lawan.
Bukan tidak mungkin 5 atau 10 tahun ke depan, sosok Samuel bisa menjadi penerus Maarten Paes di bawah mistar Timnas Indonesia.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Cerita Unik Pemain Keturunan Indonesia, Dipecat Klub Belanda Gegara Buang Air Sembarangan
-
Kans Pemain Keturunan Indonesia Ini Bisa Tampil di Leg Kedua Knock Out Liga Champions
-
Saingi Emil Audero, Kayne van Oevelen Kiper Berdarah Surabaya Bisa Diincar Timnas Indonesia
-
Jordi Cruyff Siapkan Kejutan Besar di Ajax, Maarten Paes Bakal Dilatih Xavi Hernandez?
-
Ada Pemain Berdarah Sibolga Pernah Main di Klub Kuda Hitam Liga Champions Bodo/Glimt
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Argentina vs Mesir: Sanggupkah Mohamed Salah Eksploitasi Penyakit 'Sombong' Albiceleste?
-
De la Fuente Puji Kedalaman Skuad Spanyol usai Menang Dramatis atas Portugal
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal