-
Persija Jakarta kehilangan Rizky Ridho dan Paulo Ricardo saat menghadapi PSM Makassar di JIS.
-
Pelatih Mauricio Souza tetap optimis dan mengandalkan kedalaman skuad untuk menambal lini pertahanan.
-
Paulo Ricardo mengalami cedera hamstring serius sementara Rizky Ridho terkena hukuman akumulasi kartu.
Pelatih kepala Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan respons yang sangat tenang menanggapi situasi darurat di timnya.
Juru taktik asal Brasil tersebut memilih untuk tetap optimis meskipun kehilangan dua pemain yang sangat berpengaruh tersebut.
Ia menegaskan bahwa kedalaman tim yang dibangun sejak awal musim akan menjadi kunci penyelesaian masalah ini.
Mauricio Souza memberikan pernyataan resmi terkait status kedua pemainnya yang harus absen di pekan ke-22 ini.
"Ya, keduanya tidak dalam kondisi untuk bermain. Satu cedera dan satunya terkena suspensi," kata Souza kepada awak media.
Souza merasa tidak perlu merasa khawatir berlebihan karena ia masih memiliki opsi pemain lain yang siap tempur.
Ia meyakini bahwa setiap pemain di dalam tim memiliki standar kualitas yang merata untuk mengisi kekosongan.
Strategi khusus tengah disiapkan agar koordinasi pertahanan tetap solid meski dihuni oleh wajah-wajah yang berbeda.
"Tapi kami punya pemain pengganti di dalam skuad. Kami akan mencoba menurunkan formasi terbaik yang mungkin," jelasnya.
Baca Juga: Dikritik Jarang Turunkan Pemain Baru Persija, Mauricio Souza: Yang Menentukan Saya!
Pelatih berpengalaman itu meminta para pemain pengganti untuk menunjukkan mentalitas juara di hadapan para pendukung fanatik.
Momen sulit ini dipandang sebagai kesempatan emas bagi pemain cadangan untuk membuktikan kemampuan mereka yang sebenarnya.
Tekanan tinggi dari laga melawan PSM Makassar dianggap sebagai ujian mental yang bagus bagi seluruh anggota tim.
Souza tidak ingin mencari-cari alasan atau mengeluh jika nantinya hasil di lapangan tidak sesuai dengan ekspektasi.
"Ini momen bagi skuad untuk menunjukkan bahwa mereka punya kualitas. Tidak ada yang bisa kita perbuat soal absennya mereka. Kami harus mencari solusi di dalam skuad,” katanya.
Seluruh staf pelatih kini fokus mengasah koordinasi antarpemain yang jarang mendapatkan menit bermain secara reguler bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Hasil Liga Italia: Juventus Hajar Genoa, Napoli Permalukan AC Milan
-
Tak Pikirkan Tim Lain, Beckham Putra Fokus Sisa Delapan Laga Sisa
-
Usai Kalahkan Semen Padang, Bojan Hodak Pelajari Kekuatan Bali United
-
Profil Muhammad Sanjaya yang Cetak Hattrick di Laga Debutnya Bareng Timnas Futsal Indonesia
-
Ventura Beri Nasihat untuk Gennaro Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia
-
Reece James Berpeluang Kembali Perkuat Chelsea di Akhir Musim
-
Meledak di Laga Perdana, Hector Souto Tetap Enggan Meremehkan Malaysia
-
Dapat Rapor Positif dari Legenda Timnas Indonesia, John Herdman Dinilai Bawa Gaya Baru
-
Persib Bandung Menjauh dari Persija, Bojan Hodak Fokus Amankan Sisa Laga
-
Obrak-abrik Persija, Pelatih Bhayangkara FC Angkat Topi untuk Moussa Sidibe dan Dendy Sulistyawan