- Persija Jakarta menempati posisi kedua klasemen Super League 2025/2026 dengan perolehan 47 poin dari 22 pertandingan.
- Persib Bandung memimpin puncak klasemen dengan poin sama, tetapi masih memiliki dua laga lebih banyak.
- Tim asuhan Mauricio Souza dituntut menjaga kesiapan mental dan konsistensi untuk mengamankan gelar juara musim ini.
Suara.com - Persaingan papan atas BRI Super League 2025/2026 kian memanas. Persija Jakarta dituntut tampil tanpa cela jika ingin terus menjaga asa juara hingga akhir musim.
Saat ini Macan Kemayoran menempati posisi kedua klasemen dengan 47 poin dari 22 pertandingan. Raihan angka tersebut sama dengan milik Persib Bandung yang bercokol di puncak.
Namun situasinya belum sepenuhnya ideal, karena Persib masih memiliki dua laga lebih banyak yang bisa mengubah komposisi klasemen sewaktu-waktu.
Tim asuhan Mauricio Souza itu dinilai harus menjaga konsistensi di tengah jadwal padat dan tekanan besar. Sebab, musim ini tak ada lagi jarak mencolok antara tim papan atas dan pesaing lain. Hampir setiap pertandingan menyajikan duel seimbang.
“Kalau kekuatan tim di Super League saat ini, hampir sama ya semuanya (merata). Cuma itu tadi, siapa yang paling siap, dia yang akan menang. Itu saja. Harus menyiapkan diri lebih daripada yang lain,” kata Ardhi Tjahjoko dalam kanal YouTube resmi Persija.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa faktor kesiapan menjadi pembeda utama. Sedikit saja kehilangan fokus, posisi di klasemen bisa langsung tergeser.
Selain aspek teknis, mental pemain juga menjadi sorotan.
Tekanan untuk selalu menang, apalagi saat di atas kertas lebih diunggulkan, bisa berdampak pada kondisi psikologis tim.
“Kalau mental, biasa ya. Pada saat kalah kita tentu ada rasa kecewa, agak down lah pemain. Karena di atas kertas kita harusnya menang. Tapi itu tadi, dinamika di sepak bola kan tidak bisa diprediksi dengan jelas," jelasnya.
Baca Juga: Pengalaman Ramadan Pertama di Indonesia, Striker Persija Alaeddine Ajaraie Merasa Nyaman
Namun, kunci utama dalam perburuan gelar bukan sekadar soal taktik, melainkan kemampuan bangkit setelah terpukul hasil buruk.
“Jadi, kecewa ada, cuman saya bilang, ya bangkit lagi, harus bangkit lagi. Itu kan merupakan suatu hal biasa dalam olahraga."
"Mau menang, seri, kalah, itu biasa. Tapi pada saat kalah, ya kita harus kuat. Kita bangkit lagi, kita berusaha,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pengalaman Ramadan Pertama di Indonesia, Striker Persija Alaeddine Ajaraie Merasa Nyaman
-
Shayne Pattynama Pulang ke Tanah Leluhur, Laga Persija vs Malut Jadi Momen Spesial
-
Rekan Lionel Messi Akhirnya Debut! Girang Sentuh Rumput JIS Bareng Persija Jakarta
-
Bomber Persija Asal Maroko Ketiban Berkah Saat Ramadan, Kenapa?
-
Pengakuan Jujur Shayne Pattynama Soal Ramadan di Indonesia: Saya Sudah...
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026