Bola / Bola Indonesia
Selasa, 24 Februari 2026 | 07:48 WIB
Jordi Amat (Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta mengutamakan pemulihan fisik pemain daripada latihan jelang lawan Malut United.

  • Mauricio Souza mengabaikan statistik masa lalu dan fokus pada kekuatan baru Malut United.

  • Jordi Amat mewaspadai kekuatan tuan rumah demi menjaga tren positif kemenangan Persija Jakarta.

Suara.com - Laga panas pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 akan mempertemukan Malut United dengan tim tamu Persija Jakarta.

Pertandingan bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Kieraha pada Selasa malam pukul 21.00 WIT.

Menariknya, skuad berjuluk Macan Kemayoran ini memutuskan untuk tidak mengambil jatah latihan resmi atau persiapan khusus.

Kebijakan ini diambil secara mendadak mengingat rombongan tim baru saja menempuh perjalanan udara yang sangat melelahkan.

Skuad asal ibu kota tersebut diketahui baru menginjakkan kaki di Ternate pada Senin pagi hari.

Arsitek tim Persija, Mauricio Souza, memberikan penjelasan mendalam terkait alasan di balik keputusan tidak berlatih tersebut.

Pelatih berkebangsaan Brasil ini lebih memprioritaskan kebugaran anak asuhnya daripada memaksakan menu latihan di lapangan hijau.

Faktor kelelahan menjadi musuh utama yang harus diredam sebelum peluit kick-off pertandingan dimulai besok malam.

Souza menilai waktu istirahat yang berkualitas akan memberikan dampak jauh lebih positif bagi performa pemain di lapangan.

Baca Juga: Persib Out dari AFC, Mauricio Souza Percaya Persija Masih Punya Peluang Besar Juara Super League

“Kami tidak melakukan persiapan khusus di lapangan hari ini. Perjalanan sangat panjang dan menguras tenaga. Sepanjang malam pemain berada dalam perjalanan, jadi saya pikir lebih baik mereka mendapatkan waktu istirahat agar kondisi lebih segar saat pertandingan,” ujar Mauricio.

Meskipun Persija punya catatan manis menang tipis musim lalu, sang pelatih enggan terjebak dalam nostalgia tersebut.

Statistik pertemuan sebelumnya dianggap tidak akan berpengaruh banyak pada dinamika pertandingan yang akan berjalan besok.

Pelatih berpengalaman itu menekankan bahwa setiap musim dan setiap laga memiliki tingkat kesulitan yang selalu berbeda.

Kualitas Malut United saat ini dipandang sebagai ancaman serius yang bisa menyulitkan langkah Persija meraih poin penuh.

“Saya selalu bilang kepada seluruh pemain bahwa pertandingan besok adalah cerita baru. Masa lalu adalah masa lalu. Kami menghormati Malut United sebagai tim yang punya teknik dan kualitas yang baik. Apalagi mereka bermain di kandang sendiri, tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” katanya.

Load More