Bola / Bola Dunia
Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49 WIB
Tom Cruise beraksi di penutupan Olimpiade Paris 2024 (Twitter/Olympics)
Baca 10 detik
  • Thomas Weikert dari DOSB mengonfirmasi Jerman mempertimbangkan opsi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2036, 2040, dan 2044.
  • Presiden Steinmeier menilai tahun 2036 bermasalah sebab bertepatan dengan Olimpiade Berlin 1936 era Nazi yang kontroversial.
  • Keputusan akhir tuan rumah Olimpiade sepenuhnya bergantung pada Komite Olimpiade Internasional, mempertimbangkan faktor rotasi kawasan.

Suara.com - Presiden German Olympic Sports Confederation (DOSB), Thomas Weikert, menyatakan Jerman masih mempertimbangkan peluang untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2036, meskipun tahun tersebut memiliki makna historis yang sensitif bagi negara itu.

Berbicara di sela penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia, Weikert menjelaskan bahwa rencana Jerman tidak hanya terbatas pada satu edisi, melainkan mencakup tiga opsi sekaligus: 2036, 2040, dan 2044.

“Kami harus siap menyelenggarakan Olimpiade kapan pun diputuskan. Ini berlaku untuk ketiga edisi tersebut,” ujar Weikert, seperti dilaporkan Inside The Games.

Ia menambahkan, keputusan akhir mengenai tuan rumah berada sepenuhnya di tangan Komite Olimpiade Internasional (IOC). Menurutnya, IOC juga mempertimbangkan faktor rotasi kawasan, sehingga ada kemungkinan edisi 2036 diberikan kepada benua lain seperti Asia atau Afrika.

Pandangan Weikert tersebut berbeda dengan sikap Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier. Melalui juru bicaranya kepada media setempat, Steinmeier menilai tahun 2036 sebagai momentum yang “secara historis problematis” bagi pencalonan Jerman.

Tahun 2036 bertepatan dengan satu abad penyelenggaraan Olimpiade Berlin 1936, yang berlangsung di bawah rezim Nazi pimpinan Adolf Hitler. Edisi tersebut kerap dianggap sebagai salah satu yang paling kontroversial dalam sejarah Olimpiade karena dimanfaatkan sebagai sarana propaganda politik.

Meski demikian, Olimpiade 1936 juga dikenang lewat prestasi luar biasa atlet Amerika Serikat, Jesse Owens, yang meraih empat medali emas dan menjadi simbol perlawanan terhadap ideologi diskriminatif pada masa itu.

Menurut laporan media Jerman, Steinmeier tidak sepenuhnya menutup peluang negaranya kembali menjadi tuan rumah Olimpiade, tetapi ia berharap fokus pencalonan diarahkan pada edisi 2040 atau 2044.

(Antara)

Baca Juga: Satu Alasan Bikin Laurin Ulrich Ragu Bela Timnas Indonesia

Load More