- Thomas Weikert dari DOSB mengonfirmasi Jerman mempertimbangkan opsi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2036, 2040, dan 2044.
- Presiden Steinmeier menilai tahun 2036 bermasalah sebab bertepatan dengan Olimpiade Berlin 1936 era Nazi yang kontroversial.
- Keputusan akhir tuan rumah Olimpiade sepenuhnya bergantung pada Komite Olimpiade Internasional, mempertimbangkan faktor rotasi kawasan.
Suara.com - Presiden German Olympic Sports Confederation (DOSB), Thomas Weikert, menyatakan Jerman masih mempertimbangkan peluang untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2036, meskipun tahun tersebut memiliki makna historis yang sensitif bagi negara itu.
Berbicara di sela penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia, Weikert menjelaskan bahwa rencana Jerman tidak hanya terbatas pada satu edisi, melainkan mencakup tiga opsi sekaligus: 2036, 2040, dan 2044.
“Kami harus siap menyelenggarakan Olimpiade kapan pun diputuskan. Ini berlaku untuk ketiga edisi tersebut,” ujar Weikert, seperti dilaporkan Inside The Games.
Ia menambahkan, keputusan akhir mengenai tuan rumah berada sepenuhnya di tangan Komite Olimpiade Internasional (IOC). Menurutnya, IOC juga mempertimbangkan faktor rotasi kawasan, sehingga ada kemungkinan edisi 2036 diberikan kepada benua lain seperti Asia atau Afrika.
Pandangan Weikert tersebut berbeda dengan sikap Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier. Melalui juru bicaranya kepada media setempat, Steinmeier menilai tahun 2036 sebagai momentum yang “secara historis problematis” bagi pencalonan Jerman.
Tahun 2036 bertepatan dengan satu abad penyelenggaraan Olimpiade Berlin 1936, yang berlangsung di bawah rezim Nazi pimpinan Adolf Hitler. Edisi tersebut kerap dianggap sebagai salah satu yang paling kontroversial dalam sejarah Olimpiade karena dimanfaatkan sebagai sarana propaganda politik.
Meski demikian, Olimpiade 1936 juga dikenang lewat prestasi luar biasa atlet Amerika Serikat, Jesse Owens, yang meraih empat medali emas dan menjadi simbol perlawanan terhadap ideologi diskriminatif pada masa itu.
Menurut laporan media Jerman, Steinmeier tidak sepenuhnya menutup peluang negaranya kembali menjadi tuan rumah Olimpiade, tetapi ia berharap fokus pencalonan diarahkan pada edisi 2040 atau 2044.
(Antara)
Baca Juga: Satu Alasan Bikin Laurin Ulrich Ragu Bela Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Satu Alasan Bikin Laurin Ulrich Ragu Bela Timnas Indonesia
-
Pengganti Thom Haye Ditemukan! Gelandang Jerman Berdarah Surabaya
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sukses di Jerman, Kritik Indonesia yang Pilih Ikuti Barat
-
Novel Melukis Langit Dermaga: Pemulihan Diri di Kota Pelabuhan Kecil Jerman
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jordi Cruyff Didesak Tunjuk Eks Pelatih Eliano Reijnders Latih Maarten Paes Cs
-
Erick Thohir Sebut FIFA Series 2026 Panggung John Herdman Bangun Era Baru Timnas Indonesia
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan
-
Absen Lawan Persita, Bojan Hodak Sebut Layvin Kurzawa Bakal Menggila Saat Persib vs MU
-
Pratama Arhan Naik Meja Operasi, Bangkok United Ungkap Kondisi Bek Timnas Indonesia
-
UEFA Skors Sementara Prestianni usai Dugaan Rasialisme terhadap Vinicius Junior
-
Dick Advocaat Mundur, Eks Pelatih Calvin Verdonk Tangani Curacao di Piala Dunia 2026
-
Jadwal Padat Tak Goyahkan Persija, Tetap Bidik Tiga Poin di Markas Malut United
-
Satu Grup dengan Malaysia, Timnas Futsal Putri Indonesia Siap Tempur di Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
Jadwal FIFA Series Resmi Dirilis, PSSI Soroti 2 Hal