-
Freiburg menang tipis 2-1 atas Monchengladbach yang diperkuat bek Timnas Indonesia Kevin Diks.
-
Matthias Ginter dan Igor Matanovic cetak gol kemenangan Freiburg lewat skema bola rebound.
-
Monchengladbach tertahan di peringkat 14 sementara Freiburg naik ke posisi tujuh klasemen Bundesliga.
Suara.com - Pertandingan pekan ke-23 Liga Jerman menghadirkan duel sengit antara tuan rumah Freiburg melawan Borussia Monchengladbach.
Stadion Europa-Park menjadi saksi bisu perjuangan bek Timnas Indonesia Kevin Diks mengawal lini pertahanan Gladbach.
Sayangnya tim tamu harus pulang dengan tangan hampa setelah dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-2.
Hasil negatif ini menambah rentetan catatan kurang memuaskan bagi anak asuh Gerardo Seoane di kompetisi domestik.
Kekalahan tersebut membuat Gladbach gagal memperbaiki posisi mereka yang kini masih tertahan di papan bawah.
Tuan rumah Freiburg tampil sangat dominan sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit di lapangan.
Pertahanan Gladbach yang dipimpin Kevin Diks sempat tampil solid membendung gelombang serangan tim lawan yang masif.
Namun petaka datang bagi tim tamu saat pertandingan memasuki menit ke-38 di paruh pertama laga.
Matthias Ginter berhasil memanfaatkan bola muntah di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Baca Juga: Pujian Setinggi Langit Ajax Soal Debut Maarten Paes, Dibilang Punya Peran Kunci!
Gol tersebut berawal dari kemelut yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh barisan belakang Borussia Monchengladbach.
Memasuki babak kedua intensitas permainan meningkat karena tim tamu berusaha keras untuk menyamakan kedudukan.
Freiburg yang didukung ribuan suporternya justru tampil lebih efektif dalam melancarkan skema serangan balik cepat.
Menit ke-74 menjadi momen krusial saat tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 atas Gladbach.
Igor Matanovic mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar bola rebound di dalam kotak penalti.
Penyelesaian akhir yang tenang dari Matanovic membuat kiper lawan tidak berkutik menyelamatkan gawang dari kebobolan kedua.
Ketinggalan dua gol membuat Monchengladbach melakukan beberapa perubahan strategi guna meningkatkan daya dobrak lini depan.
Haris Tabakovic sebenarnya sempat menggetarkan jala gawang Freiburg namun gol tersebut dianulir oleh sang pengadil.
Wasit memutuskan bahwa Tabakovic berada dalam posisi offside sebelum dirinya menceploskan bola ke dalam gawang Freiburg.
Meskipun kecewa Gladbach tidak mengendurkan serangan demi mencari gol pengecil ketertinggalan di sisa waktu pertandingan.
Upaya mereka baru membuahkan hasil nyata saat laga memasuki sepuluh menit terakhir waktu normal babak kedua.
Pada menit ke-85 Haris Tabakovic akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor secara sah bagi timnya.
Ia berhasil memaksimalkan umpan matang dari Kevin Stoger yang dikirimkan ke jantung pertahanan tim tuan rumah.
Gol ini memberikan sedikit harapan bagi pendukung Gladbach untuk setidaknya membawa pulang satu poin dari tandang.
Sayangnya pertahanan Freiburg tampil sangat disiplin dalam menjaga keunggulan tipis hingga pertandingan benar-benar berakhir sepenuhnya.
Skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Freiburg yang sekaligus mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.
Kekalahan ini membuat Monchengladbach masih tertahan di peringkat 14 klasemen sementara Liga Jerman musim ini.
Mereka baru mengumpulkan 22 poin dari total 23 pertandingan yang sudah dijalani di kasta tertinggi.
Kondisi ini tentu menjadi alarm bagi Kevin Diks dan rekan setimnya untuk segera bangkit dari keterpurukan.
Di sisi lain Freiburg berhasil meroket ke posisi tujuh klasemen dengan koleksi total 33 poin.
Mereka kini hanya terpaut sembilan angka saja dari zona empat besar yang menjadi ambisi utama tim.
Secara statistik Freiburg memang layak mendapatkan kemenangan karena efektivitas mereka dalam memanfaatkan setiap peluang emas.
Dua gol rebound menunjukkan betapa sigapnya para pemain depan Freiburg dalam mengantisipasi bola liar di area.
Bagi Gladbach koordinasi pertahanan menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki oleh tim pelatih mereka.
Kehadiran bek internasional Indonesia Kevin Diks diharapkan bisa memberikan pengaruh lebih besar pada laga-laga mendatang.
Fokus kini dialihkan pada pertandingan selanjutnya untuk menjauh dari ancaman zona degradasi yang mulai membayangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Hasil Liga Inggris: Gol Telat Guessand Benamkan Wolves, Fulham Sukses Hancurkan Sunderland
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City