- AFC mengumumkan kenaikan peringkat kompetisi klub Indonesia menjadi posisi kesembilan di wilayah Timur per 23 Februari 2026.
- Kenaikan peringkat ini didorong oleh performa Persib dan Dewa United dalam kompetisi Asia musim berjalan saat itu.
- Indonesia akan memperoleh dua tiket langsung AFC Champions League Two, namun mulai diterapkan pada musim 2027/2028.
Suara.com - Kabar gembira datang dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Peringkat kompetisi klub Super League secara resmi mengalami kenaikan, yang berimbas positif pada penambahan alokasi tiket ke panggung kompetisi Asia.
Berdasarkan rilis terbaru klasemen kompetisi klub Asia per Senin (23/2/2026), Indonesia berhasil naik ke peringkat sembilan di wilayah Timur, menggeser Hong Kong.
Kenaikan peringkat ini tidak lepas dari performa apik wakil-wakil Indonesia di kompetisi Asia musim ini yaitu Persib dan Dewa United.
"Bagi Indonesia, prestasi puncak klasemen yang diraih Persib Bandung dan Dewa United FC di babak Grup ACL Two dan ACGL masing-masing memberikan kontribusi besar terhadap kenaikan peringkat mereka," tulis rilis resmi AFC.
Imbalan dari kenaikan peringkat ini adalah penambahan kuota menjadi dua tiket langsung ke AFC Champions League Two (ACL 2).
Namun, perlu dicatat bahwa reward ini baru akan bisa dinikmati mulai musim kompetisi 2027/2028.
Untuk musim depan 2026/2027, alokasi tiket untuk Indonesia dipastikan masih sama seperti musim ini.
Juara Super League akan mendapatkan satu tiket langsung ke fase grup AFC Champions League Two, sementara tim peringkat kedua harus berjuang melalui babak play-off AFC Challenge League (ACGL).
Baca Juga: Update Kondisi Pemain Persib Jelang Hadapi Madura United, Marc Klok Comeback?
Jika mengacu pada posisi klasemen Super League saat ini, Persib Bandung yang berada di puncak berpeluang besar mengamankan tiket ACL 2, disusul oleh Persija Jakarta di peringkat kedua yang akan menuju ACGL.
Meskipun kuota musim depan belum bertambah, kenaikan peringkat dan jaminan dua tiket langsung ke ACL 2 pada musim 2027/2028 menjadi angin segar yang akan membuat persaingan di papan atas Super League semakin sengit dan bergengsi.
Berita Terkait
-
Dion Markx Debut Bersama Persib saat Kalahkan Persita, Ini Kata Bojan Hodak
-
Puji Kiprah Persib di Kompetisi Asia, AFC Siapkan Sanksi Berat untuk Maung Bandung
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?
-
Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?