Bola / Liga Inggris
Selasa, 24 Februari 2026 | 23:30 WIB
Pesta Gol di Etihad! Manchester City Bantai Dortmund 4-1, Foden Brace [Instagram Manchester City]
Baca 10 detik
  • Sidang 115 dugaan pelanggaran finansial Manchester City selesai Desember 2024, tetapi putusan Premier League belum diumumkan.
  • Pakar memprediksi Manchester City dapat menghadapi pengurangan 40 hingga 60 poin jika terbukti bersalah.
  • Dampak terburuk kasus ini mungkin termasuk mundurnya jajaran direksi jika terbukti ada penipuan korporasi.

Suara.com - Kasus 115 dugaan pelanggaran aturan finansial yang menjerat Manchester City masih belum menemui titik akhir.

Setelah 14 bulan sejak sidang independen digelar, putusan resmi belum juga diumumkan oleh Premier League.

Namun, pakar keuangan sepak bola Kieran Maguire seperti dilansir dari Mirror, memperingatkan potensi hukuman berat: pengurangan antara 40 hingga 60 poin jika City terbukti bersalah dalam sejumlah dakwaan paling serius.

Proses persidangan atas 115 dugaan pelanggaran finansial yang terjadi dalam periode 2009–2018 telah rampung pada Desember 2024 setelah berlangsung selama 12 pekan.

Meski begitu, komisi independen yang terdiri dari tiga panel senior masih melakukan deliberasi atau proses menimbang, mendiskusikan, dan mempertimbangkan berbagai pilihan secara saksama, rasional, dan inklusif oleh banyak pihak sebelum mengambil keputusan.

Hasil Piala FA: Deretan Fakta Usai Manchester City Pesta 10 Gol, Rekor Liverpool Pecah ]Instagram Manchester City]

Diperkirakan sekitar 500.000 dokumen bukti diajukan oleh kedua belah pihak selama proses berlangsung.

Manchester City sendiri membantah seluruh tuduhan dan dikabarkan tetap percaya diri akan dibebaskan dari dakwaan.

Menurut Maguire, jika merujuk pada preseden sebelumnya seperti kasus Everton dan Nottingham Forest, yang masing-masing dijatuhi pengurangan enam dan empat poin untuk satu pelanggaran dalam periode tiga tahun, maka skala dugaan pelanggaran City jauh lebih besar.

“Kasus City mencakup periode sembilan tahun. Secara logika, Anda bisa menambahkan nol dari sanksi yang dijatuhkan kepada Forest dan Everton. Maka potensi pengurangan 40 hingga 60 poin menjadi masuk akal,” ujarnya.

Baca Juga: Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama

Namun, ia menegaskan bahwa Premier League tidak memiliki kewenangan langsung untuk mendegradasikan City ke League One atau League Two, karena itu merupakan yurisdiksi EFL.

Berbeda dari kasus Financial Fair Play (FFP) biasa, dakwaan terhadap Manchester City disebut menyentuh aspek dugaan penipuan korporasi.

Jika terbukti, implikasinya bisa sangat luas, termasuk restrukturisasi total manajemen klub.

Maguire mencontohkan kasus Juventus di Serie A, di mana jajaran direksi mundur setelah terbukti memberikan laporan gaji pemain yang tidak sesuai fakta.

“Jika terbukti bersalah, bukan hanya soal poin. Bisa saja dewan direksi harus mundur. Ini soal integritas,” tegasnya.

Meski belum ada tanggal pasti, Maguire memprediksi keputusan akan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan.

Manchester City dan Premier League disebut akan mendapat pemberitahuan 24 jam sebelum putusan dipublikasikan.

Kontributor: Azka Putra

Load More