-
Maarten Paes melakoni debut bersama Ajax Amsterdam saat melawan NEC Nijmegen di Liga Belanda.
-
Joeri Heerkens merasa kecewa karena pelatih lebih memilih Paes menggantikan Vitezslav Jaros yang cedera.
-
Paes tampil gemilang dengan tujuh penyelamatan meski Heerkens berjanji akan terus bersaing ketat.
Suara.com - Persaingan posisi penjaga gawang di raksasa Belanda Ajax Amsterdam mendadak memanas pada akhir pekan ini.
Keputusan pelatih Fred Grim menunjuk kiper baru sebagai starter memicu reaksi keras dari pemain internal.
Panggung Eredivisie pada Minggu (22/2) menjadi saksi perubahan komposisi di sektor pertahanan tim berjuluk De Godenzonen.
Maarten Paes yang baru saja didatangkan dari FC Dallas langsung dipercaya mengawal gawang sejak menit awal.
Kehadiran pemain naturalisasi Indonesia tersebut ternyata menggeser harapan kiper muda lainnya yang sudah lama menunggu.
Laga kontra NEC Nijmegen seharusnya menjadi momentum bagi kiper cadangan yang ada di skuad tersebut.
Situasi darurat sebenarnya sedang melanda Ajax menyusul kabar buruk dari ruang perawatan medis mereka.
Kiper pinjaman asal Liverpool, Vitezslav Jaros, dipastikan tidak bisa merumput hingga kompetisi musim ini berakhir.
Vitezslav Jaros menderita cedera anterior cruciate ligament atau ACL yang sangat parah saat sesi latihan.
Baca Juga: Debut Solid, Maarten Paes Langsung Pasang Target Tinggi di Ajax, Apa Itu?
Absennya Jaros menciptakan lubang besar yang seharusnya diisi oleh kiper ketiga tim senior, Joeri Heerkens.
Namun kenyataannya, Fred Grim justru lebih memercayakan posisi tersebut kepada Maarten Paes yang baru bergabung.
Keputusan ini membuat Joeri Heerkens merasa terpinggirkan meskipun dirinya sudah bersiap untuk mengambil tanggung jawab.
Heerkens yang merupakan talenta muda berbakat tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas pilihan sang pelatih.
Ia merasa memiliki hak untuk menunjukkan kemampuannya setelah konsisten memperkuat tim Jong Ajax belakangan ini.
Meski demikian, Heerkens mencoba tetap profesional dalam menanggapi keputusan pahit yang harus ia terima.
"Tentu saja Anda kecewa," ujar Heerkens kepada ESPN dikutip dari Voetbalprimeur.
Heerkens tetap yakin bahwa waktu baginya untuk bersinar di tim utama akan segera tiba.
Pemain berusia 19 tahun itu menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras di bawah arahan staf kepelatihan.
Pemain kelahiran Republik Ceko ini mengaku sudah terbiasa menghadapi berbagai rintangan dalam meniti karier sepak bolanya.
Ia tidak ingin larut dalam kesedihan dan memilih fokus pada perkembangan performanya di lapangan hijau.
Baginya, persaingan di level senior adalah hal yang wajar dan harus dihadapi dengan mental yang kuat.
"Saya sudah mengalami begitu banyak kekecewaan dalam karier saya sehingga saya bisa menanganinya. Saya terus bekerja keras dan menunjukkannya di Jong. Kesempatan itu akan datang dengan sendirinya," tutur Heerkens.
Kiper muda ini berjanji akan terus membuktikan kapasitasnya agar tim pelatih tidak lagi berpaling darinya.
Motivasi tinggi ini menjadi sinyal bahwa posisi penjaga gawang Ajax akan terus diperebutkan dengan sangat ketat.
Di sisi lain, Maarten Paes membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan kepercayaan penuh dari Fred Grim.
Pertandingan debut kiper Timnas Indonesia tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 yang cukup sengit.
Meskipun gagal mencatat cleansheet, penampilan Paes di bawah mistar gawang mendapatkan banyak pujian dari pengamat.
Paes tercatat melakukan tujuh penyelamatan krusial yang sangat menentukan hasil akhir pertandingan bagi timnya.
Aksi heroiknya tersebut berhasil menghindarkan Ajax Amsterdam dari kekalahan memalukan di hadapan pendukung lawan mereka.
Kini publik menunggu bagaimana rotasi pemain yang akan dilakukan oleh manajemen tim untuk laga selanjutnya.
Maarten Paes tampaknya masih akan menjadi pilihan utama jika melihat statistik apik pada penampilan perdananya.
Sementara itu, Joeri Heerkens harus bersabar menanti celah untuk bisa menggeser dominasi kiper baru tersebut.
Pertarungan memperebutkan posisi nomor satu ini diprediksi akan meningkatkan kualitas latihan di markas Ajax.
Semua pemain dituntut memberikan yang terbaik demi menjaga martabat klub di kompetisi kasta tertinggi Belanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri
-
Muncuk Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?
-
Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Cemas, Jawab Neymar Malah Bikin Heboh!
-
Ketum Jakmania Buka Suara soal Mauricio Souza Tinggalkan Persija, Singgung Target Juara
-
Wonderkid Piala Dunia 2026: Warren Zaire-Emery Siap Emban Peran Vital di Timnas Prancis
-
Link Live Streaming Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Siapa Bakal Cetak Sejarah?
-
Masuk Akal? Ini 5 Pemain yang Berpotensi Jadi Bintang Baru Piala Dunia 2026
-
Pantang Dilupakan! Ini 9 Final Piala Dunia Paling Dramatis Sepanjang Masa