- Ajax Amsterdam merekrut Maarten Paes dari FC Dallas, sebuah langkah yang mendapat pujian dari media Belanda.
- Paes menjalani debut impresif melawan NEC Nijmegen dengan melakukan tujuh penyelamatan menggantikan kiper utama yang cedera.
- Selama dua pekan di Amsterdam, Paes merasakan perkembangan fisik signifikan dan berhasil beradaptasi dengan tempo permainan.
Suara.com - Keputusan raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam merekrut kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes mendapat pujian dari sejumlah media Belanda.
Salah satu media Belanda menilai bahwa keputusan manajemen Ajax datangkan Paes dari FC Dallas dan menjual Remko Pasveer dianggap langkah strategi yang menguntungkan.
"Debut impresif Maarten Paes saat menghadapi NEC Nijmegen berbanding terbalik dengan Remko Pasveer, yang tampil kurang meyakinkan bersama Heracles Almelo," ulas media Belanda, Voetbalprimeur.
Maarten Paes mendapat kesempatan tampil setelah kiper utama Vitezslav Jaros mengalami cedera saat melawan NEC.
Dalam laga kontra NEC, Paes tampil sigap dan melakukan 7 kali penyelamatan.
"Refleks cepat dan ketenangannya di bawah mistar membuat publik Amsterdam terkesan," tambah media Belanda itu lagi.
Di saat Paes bersinar, Remko Pasveer justru mengalami malam yang sulit. Dalam laga melawan Go Ahead Eagles, Pasveer melakukan dua kesalahan fatal yang berujung gol.
Kiper berusia 42 tahun itu gagal mengantisipasi dua momen krusial yang membuat Heracles harus menelan kekalahan telak 0-4.
Sementara itu, Maarten Paes mengaku merasakan perkembangan signifikan dalam waktu singkat sejak bergabung dengan Ajax Amsterdam.
Baca Juga: Debut Solid, Maarten Paes Langsung Pasang Target Tinggi di Ajax, Apa Itu?
Meski baru dua pekan berada di Amsterdam, Paes sudah merasakan perbedaan tempo permainan yang jauh lebih cepat dibandingkan klub sebelumnya.
Pernyataan itu disampaikan Paes usai menjalani debutnya saat Ajax menghadapi NEC Nijmegen.
Dalam laga tersebut, ia tampil cukup solid meski mengakui masih perlu meningkatkan chemistry dengan rekan-rekan setimnya.
Paes mengaku kondisi fisiknya sangat baik dan mulai beradaptasi dengan intensitas latihan Ajax.
“Saya merasa prima secara fisik dan sudah melihat banyak perkembangan dalam dua pekan ini. Ini klub besar, dan itu terlihat dari segala aspek,” ujar Paes
Namun, ia tak menampik masih butuh waktu untuk membangun pemahaman dengan lini belakang Ajax.
Beberapa kesalahan kecil saat menguasai bola ia akui sebagai bagian dari proses adaptasi.
Meski demikian, secara penyelamatan, ia merasa mampu berkontribusi.
“Saya membuat beberapa penyelamatan bagus. Itu bisa jadi fondasi untuk terus berkembang,” katanya.
Berita Terkait
-
Debut Solid, Maarten Paes Langsung Pasang Target Tinggi di Ajax, Apa Itu?
-
Dua Bek Kiri Timnas Indonesia Kirim Sinyal Positif untuk John Herdman
-
John Herdman Ketahuan Nongkrong Bareng Bos Klub Saat Dewa United Tumbangkan Borneo FC
-
Disikat AS Roma, Emil Audero Tetap Pertahankan Statistik Gemilang Bersama Cremonese
-
Jumpa Fernando Torres saat Trial di Atletico, Tony Kouwen Galau Pilih Timnas Indonesia atau Belanda
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana