- Alessandro Del Piero mengkritik pasivitas Inter Milan setelah tersingkir dari Liga Champions oleh FK Bodo/Glimt.
- Del Piero memuji determinasi Bodo/Glimt yang menunjukkan kerja sama tim dan semangat juang luar biasa dalam laga tersebut.
- Legenda Juventus itu menekankan Juventus menghadapi tantangan lebih berat saat melawan Galatasaray dalam kondisi tertekan.
Suara.com - Legenda Juventus dan Timnas Italia, Alessandro Del Piero, melontarkan kritik tajam terhadap performa Inter Milan usai tersingkir secara mengejutkan dari Liga Champions oleh FK Bodo/Glimt.
Berbicara kepada Sky Sport via TuttoMercatoWeb, Del Piero tak ragu memuji performa impresif Bodo/Glimt yang tampil penuh determinasi.
Menurutnya, tim asal Norwegia itu menunjukkan kerja sama tim, hasrat, dan semangat juang luar biasa yang menjadi pembeda di laga tersebut.
“Bodo memainkan laga yang luar biasa. Kerja sama, keinginan, dan gairah mereka membuat perbedaan,” ujar Del Piero.
“Tapi Inter terlalu pasif. Pertandingan seperti ini dimenangkan dengan melakukan sesuatu yang lebih dari sekadar rata-rata, dan malam ini Inter bermain biasa saja.”
Ia menambahkan bahwa dalam banyak laga performa standar Inter kerap cukup untuk meraih kemenangan. Namun kali ini, segalanya tidak berjalan sesuai rencana.
Del Piero juga menyoroti atmosfer stadion yang dihadiri sekitar 80 ribu penonton. Ia menyayangkan Inter tak mampu memanfaatkan momentum dukungan publik sendiri.
Menurutnya, hanya dibutuhkan satu momen untuk membakar semangat stadion, tetapi Inter gagal menghadirkan percikan tersebut.
“Penampilan mereka bukan tanpa nyawa, tetapi tidak ada sesuatu yang ekstra. Padahal mereka punya semua alat untuk lolos,” tegasnya.
Baca Juga: Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
Di sisi lain, Del Piero menyoroti laga berat Juventus melawan Galatasaray dengan beban berat.
“Juventus menghadapi tantangan titanic, jauh lebih berat dari yang dialami Inter,” katanya.
Ia meminta Juventus menunjukkan respons penuh kebanggaan, memenangi pertandingan, dan menampilkan performa superior. Terlebih, tren negatif dalam beberapa laga terakhir membuat situasi semakin sulit.
“Ini akan sangat sulit bagi mereka untuk lolos, meski kita semua tentu berharap mereka bisa melakukannya,” pungkas Del Piero.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Kata-kata Chivu Usai Inter Milan Disingkirkan Tim Antah Berantah
-
Inter Milan Tersingkir Tragis di Giuseppe Meazza Usai Dipermalukan Bodo Glimt dengan Agregat Telak
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Perjalanan Jens Petter Hauge: Dari Bocah Bodo ke AC Milan, Kini Depak Inter dari Liga Champions
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok
-
Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina
-
Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal
-
Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas
-
Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon
-
Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD
-
Tak Cuma Andalkan Mal, Digiplus Buka Free Standing Store Pertama untuk Kejar Pasar Gadget
-
Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi
-
Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta
-
Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga