- Klub Bodo/Glimt menyingkirkan Inter Milan di Liga Champions dengan agregat 5-2 berkat kemenangan 2-1 pada leg kedua.
- Pelatih Kjetil Knutsen sukses membawa Bodo/Glimt meraih empat gelar liga Norwegia dan menembus semifinal Eropa.
- Knutsen pernah memainkan pemain keturunan Indonesia, Andreas van der Spa, selama 26 menit pada tahun 2018.
Suara.com - Klub Bodo/Glimt membuat sensasi di Liga Champions dengan menyingkirkan raksasa Serie A Inter Milan.
Pada leg kedua fase knockout dinihari tadi, Bodo/Glimt yang diarsiteki Kjetil Knutsen sukses meraih kemenangan 2-1.
Hasil ini membuat Bodo/Glimt melenggang ke babak 16 besar dengan kemenangan agregat 5-2. Keberhasilan Bodo/Glimt musim ini tentu tak lepas dari tangan dingin Kjetil Knutsen.
Tak hanya Inter Milan, raksasa Eropa lainnya seperti Manchester City hingga Atletico Madrid pun dibuat ampun-ampun melawan Bodo/Glimt.
Pelatih kelahiran Arna, Bergen, 2 Oktober 1968 itu menjelma menjadi arsitek utama kesuksesan FK Bodø/Glimt, klub yang ia sulap dari tim kuda hitam menjadi kekuatan dominan di Eliteserien dan kompetisi Eropa.
Di bawah sentuhan Knutsen, Bodø/Glimt meraih empat gelar liga Norwegia (2020, 2021, 2023, 2024) dan mencatat sejarah sebagai klub Norwegia pertama yang menembus semifinal kompetisi Eropa.
Dari Klub Divisi Bawah Latih Pemain Keturunan Indonesia
Karier kepelatihan Knutsen dimulai pada 1995 bersama klub divisi lima Hovding. Ia membawa tim tersebut naik dua level kompetisi sebelum melanjutkan karier ke Fyllingsdalen dan Asane.
Titik balik kariernya datang saat bergabung dengan Bodø/Glimt pada 2017 sebagai asisten pelatih. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi pelatih kepala. Keputusan itu terbukti jitu.
Baca Juga: Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
Nah di tahun pertamanya melatih Bodo/Glimt, Knutsen ternyata pernah melatih pemain keturunan Indonesia.
Andreas van der Spa pemain berdarah Sibolga, Sumatera Utara tercatat pernah bermain di Bodo/Glimt.
Knutsen pernah memainkan Andreas pada musim 2018. Andreas bermain saat Bodo/Glimt melawan Melbo IL pada 19 April 2018.
Andreas dimainkan selama 26 menit oleh Knutsen pada pertandingan tersebut. Andreas masuk di pertengahan babak kedua menggantikan Philip Zinckernagel.
Sayangnya Andreas saat ini sudah pensiun dini dari sepak bola. Andreas adalah kakak dari pemain Aleksander van der Spa, yang saat ini bermain untuk Stromsgodset, klub Norwegia yang dibela Samuel Silalahi.
Van der Spa bersaudara ini diketahui memiliki darah Indonesia dari kakek buyut pihak ayahya yang diketahui dari Sibolga, Sumatera Utara.
Sensasi 6-1 Lawan AS Roma
Kembali ke Knutsen, namanya mulai diperbincangkan luas di Eropa saat membawa Bodø/Glimt tampil di fase grup UEFA Europa Conference League.
Di ajang tersebut, Bodø/Glimt mencetak sejarah dengan membantai AS Roma 6-1. Itu menjadi kali pertama dalam karier pelatih José Mourinho sebuah timnya kebobolan enam gol dalam satu pertandingan.
Bodø/Glimt melaju hingga perempat final sebelum disingkirkan Roma dengan agregat 5-2. Namun reputasi Knutsen sebagai pelatih inovatif dan berani sudah terlanjur menguat.
Tak berhenti di sana, Bodø/Glimt kembali menjuarai liga pada 2023 dan 2024. Mereka juga rutin tampil di kompetisi Eropa, termasuk menembus playoff Liga Champions serta fase gugur Liga Europa.
Musim 2024/2025 menjadi tonggak sejarah lain. Knutsen membawa Bodø/Glimt mencapai semifinal UEFA Europa League, menjadikan mereka klub Norwegia pertama yang menembus empat besar turnamen besar Eropa.
Di level domestik, Knutsen mengoleksi total empat gelar Eliteserien dan sederet penghargaan individu, termasuk tiga kali berturut-turut Pelatih Terbaik (2019–2021) serta Kniksen’s Honour Award 2024.
Kontributor: Azka Putra
Tag
Berita Terkait
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Kata-kata Chivu Usai Inter Milan Disingkirkan Tim Antah Berantah
-
Hattrick Sorloth Hancurkan Brugge, Atletico Madrid Resmi Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions
-
Perjalanan Jens Petter Hauge: Dari Bocah Bodo ke AC Milan, Kini Depak Inter dari Liga Champions
-
1 Detik Laurin Ulrich Resmi Bela Timnas Indonesia, Siapa Nomor 1 Tergusur?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris
-
Mauricio Souza Blak-blakan Bahas Persaingan Juara Persija vs Persib
-
11 Kartu Kuning Didapat, Mauricio Souza Pasang Badan untuk Allano Lima
-
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
-
1 Detik Laurin Ulrich Resmi Bela Timnas Indonesia, Siapa Nomor 1 Tergusur?
-
Cyrus Margono Bikin Carlos Eduardo Tersisih Perlahan di Posisi Kiper Persija
-
Persija Dua Kali Dibobol MU, Andritany Ardhiyasa Akui Kesalahan
-
Persija Nyaris Terpeleset di Ternate, Mauricio Souza Soroti Momen Krusial