- Maarten Paes menghadapi ancaman posisi kiper utama Ajax karena Direktur Teknik Jordi Cruyff berencana mendatangkan kiper baru.
- Meski awalnya pelapis Jaros, cedera Jaros membuka kesempatan Paes bermain, namun Cruyff tetap ingin merekrut kiper top musim panas.
- Paes siap bertarung memperebutkan posisi kiper utama Ajax dengan membuktikan diri maksimal dalam setiap sesi latihan.
Suara.com - Baru saja melakoni debut impresif, posisi Maarten Paes di Ajax Amsterdam musim depan ternyata tidak sepenuhnya aman.
Kebijakan Direktur Teknik Jordi Cruyff yang berencana mendatangkan kiper utama baru menjadi tantangan serius.
Namun, alih-alih gentar, kiper Timnas Indonesia ini justru menunjukkan mental baja dan siap bertarung untuk merebut posisi nomor satu.
Paes memang didatangkan sebagai pelapis Vitezslav Jaros. Namun, cedera parah yang menimpa Jaros membuka jalan bagi Paes untuk unjuk gigi lebih cepat.
Meski begitu laporan media Belanda, AD NL menyebut bahwa Cruyff tetap pada rencananya untuk berburu kiper top di musim panas yang berarti Paes diproyeksikan akan kembali menjadi kiper kedua.
Menanggapi situasi ini, Paes menunjukkan sikap seorang pejuang. Dalam wawancaranya bersama De Telegraaf ia sadar betul akan rencana awal klub, namun ia melihatnya sebagai sebuah peluang yang harus diperjuangkan.
"Saya seharusnya musim ini duduk di bangku cadangan di belakang Jaros," kata Maarten Paes dikutip dari laman Voetbal Primeur.
Baginya jendela transfer musim panas mendatang justru akan menjadi arena pertarungan yang terbuka untuk posisi kiper utama.
"Pada musim panas nanti posisi kiper utama akan terbuka dan saya harus membuktikan diri dalam latihan. Saya akan bersaing dengan penjaga gawang lainnya," kata Maarten Paes.
Baca Juga: 5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
Kepercayaan diri kiper berusia 27 tahun ini bukan tanpa dasar. Ia bertekad untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang ada saat ini untuk membuktikan bahwa pelatih baru nanti tidak bisa mengabaikannya.
"Saya harus memastikan pelatih baru tidak bisa mengabaikan saya," tegas sang kiper.
"Apakah saya bisa menerima posisi di bangku cadangan? Versi muda saya mungkin akan marah, tetapi sekarang saya sudah jauh lebih tenang," tambahnya.
Lebih dari sekadar ambisi pribadi, Paes menegaskan bahwa loyalitasnya untuk klub berada di atas segalanya. Ia siap memberikan kontribusi maksimal dalam peran apa pun.
"Saya bermain untuk logo di dada dalam peran apa pun yang mereka inginkan. Logo Ajax lebih penting daripada nama di punggung. Untuk itu saya akan melakukan segalanya," beber Maarten Paes.
"Masih terlalu dini membahas peran sebagai cadangan. Yang terpenting adalah saya ingin memberikan nilai tambah bagi Ajax, di dalam maupun di luar lapangan, dan saya akan melakukan segalanya untuk itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax
-
Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!
-
Pundit Belanda Desak Maarten Paes Cs Tak Lagi Dilatih Fred Grim
-
Maarten Paes Baru Debut di Ajax, Posisinya Justru Terancam Karena Kebijakan Jordi Cruyff
-
Resmi Dapat Menit Bermain, Debut Maarten Paes di Ajax Diselimuti Beragam Keistimewaan
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss
-
Terkuak! Titik Lemah Penalti Lionel Messi: Sisi Kanan Jadi Kutukan
-
Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026