- Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia, berambisi menjadi kiper utama Ajax Amsterdam musim depan setelah menggantikan Jaros yang cedera.
- Paes menekankan komitmen tinggi untuk Ajax, menyatakan bahwa logo klub lebih penting daripada nama pribadi atau posisi bermainnya.
- Ia optimistis Ajax dapat meraih posisi kedua Eredivisie musim ini demi lolos ke kualifikasi Liga Champions UEFA.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes menegaskan ambisinya untuk menjadi penjaga gawang nomor satu musim depan di Ajax Amsterdam.
Didatangkan dari FC Dallas pada bursa transfer musim dingin, Paes awalnya diplot sebagai pelapis Vitezslav Jaros.
Namun cedera lutut serius yang dialami Jaros membuat Paes kini dipercaya mengawal gawang hingga akhir musim.
Dalam wawancara dengan De Telegraaf, Paes mengaku ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengamankan posisi utama musim depan.
“Awalnya saya akan duduk di bangku cadangan musim ini. Di musim panas nanti posisi kiper utama terbuka dan saya harus menunjukkan kualitas di latihan serta bersaing dengan kiper lain,” ujar Paes.
Ia optimistis bisa meyakinkan pelatih anyar Ajax agar tak mengabaikan namanya dalam perebutan posisi inti.
“Saya harus memastikan pelatih baru tidak bisa mengabaikan saya,” tegasnya.
Paes juga menekankan komitmennya kepada klub. Ia menyebut filosofi yang dibawanya dari MLS membentuk mentalitas baru dalam dirinya.
“Logo Ajax lebih penting daripada nama belakang di jersey. Saya bermain untuk lambang di dada, dalam peran apa pun yang dibutuhkan,” kata kiper kelahiran Nijmegen tersebut.
Baca Juga: Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!
Digadang-gadang sebagai suksesor Remko Pasveer, Paes juga siap mengambil peran kepemimpinan di ruang ganti.
Pengalamannya menjadi kapten di FC Dallas menjadi bekal penting.
“Sejak hari pertama saya sudah berbicara di rapat tim, latihan, dan pertandingan. Tapi untuk jadi pemimpin, Anda harus lebih dulu mendapatkan respek dari rekan setim,” ujarnya.
Paes melakoni debutnya bersama Ajax saat menghadapi NEC. Ia mengakui masih ada kekurangan, terutama dalam distribusi bola.
“Saya membuat beberapa kesalahan kecil saat menguasai bola. Itu harus diperbaiki. Tapi saya juga melakukan beberapa penyelamatan bagus,” katanya.
Dengan 10 laga tersisa, Paes yakin Ajax mampu finis di posisi kedua Eredivisie demi mengamankan tiket Liga Champions UEFA musim depan.
“Dalam dua pekan terakhir saya melihat kami punya skuad yang sangat bertalenta untuk finis kedua. Tapi kami harus tampil lebih baik dari laga melawan NEC,” pungkasnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!
-
Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
-
John Herdman Langsung Dapat Tantangan dari PSSI Jelang FIFA Series 2026
-
Pundit Belanda Desak Maarten Paes Cs Tak Lagi Dilatih Fred Grim
-
Maarten Paes Baru Debut di Ajax, Posisinya Justru Terancam Karena Kebijakan Jordi Cruyff
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss