-
Maarten Paes melakukan debut dengan tujuh penyelamatan saat Ajax melawan NEC Nijmegen.
-
Kiper Timnas Indonesia ini memprioritaskan kepentingan lambang klub di atas ambisi pribadi.
-
Paes menargetkan posisi kiper utama Ajax Amsterdam melalui persaingan ketat mulai musim depan.
Suara.com - Maarten Paes memulai petualangan barunya di Liga Belanda dengan semangat patriotisme klub yang sangat tinggi.
Penjaga gawang andalan Timnas Indonesia ini menegaskan komitmennya untuk memberikan segalanya bagi sang raksasa Amsterdam.
Paes merasa kehormatan membela identitas klub jauh melampaui kepentingan pribadinya sebagai seorang pemain profesional.
"Saya bertanding untuk lambang di dada di atas posisi apapun yang saya inginkan. Lambang Ajax akan selalu lebih penting dari nama pribadi," kata Paes dikutip dari Voetbal Primeur.
Pernyataan tersebut menunjukkan dedikasi luar biasa sang pemain yang baru saja bergabung dengan skuat De Godenzonen.
Aksi perdana Maarten Paes di bawah mistar gawang Ajax Amsterdam terjadi saat melawan NEC Nijmegen.
Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (22/2) tersebut menjadi panggung pembuktian bagi kualitas sang kiper baru.
Meskipun skor akhir menunjukkan angka imbang 1-1, peran Paes di lapangan sangat krusial bagi tim.
Data statistik mencatat bahwa mantan penggawa FC Dallas ini berhasil melakukan tujuh penyelamatan yang sangat vital.
Baca Juga: Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
Berkat ketangguhannya, gawang Ajax terhindar dari kebobolan lebih banyak gol dalam laga debut yang penuh tekanan tersebut.
Pemain berusia 27 tahun ini memahami benar bahwa perjalanannya untuk menjadi pilihan utama tidaklah instan.
Saat ini, ia harus bersaing secara sehat dengan rekan setimnya untuk mendapatkan tempat di skuat inti.
Meskipun ada tantangan besar, Paes tetap optimis mengenai peluangnya di masa depan bersama tim ibu kota Belanda tersebut.
Ia memiliki rencana jangka panjang untuk membuktikan kapasitasnya kepada jajaran pelatih Ajax Amsterdam.
"Saya bisa saja duduk di bangku cadangan di belakang [Vitezslav] Jaros musim ini. Tapi di musim panas, posisi kiper utama akan terbuka dan saya harus mengasah kemampuan di latihan dan bersaing dengan kiper lain," ucapnya.
Fokus utama Maarten Paes saat ini adalah meningkatkan intensitas latihan demi mencuri perhatian tim kepelatihan.
Ia sadar betul bahwa kualitas teknis dan konsistensi adalah kunci untuk mendapatkan jam terbang yang reguler.
Setiap sesi latihan dianggapnya sebagai kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa ia layak berada di posisi teratas.
Paes ingin memastikan pelatih tidak memiliki alasan untuk memarkirnya di bangku cadangan dalam jangka waktu lama.
"Saya harus memastikan bahwa pelatih kiper yang baru tidak akan melewatkan saya. Apakah saya akan terima duduk di cadangan? Diri saya yang lebih muda akan marah dengan itu. Tapi saya sekarang lebih santai," ujarnya.
Kedewasaan kini menjadi modal tambahan bagi Maarten Paes dalam menghadapi dinamika kompetisi di Eropa.
Ia tidak lagi merasa terbebani atau emosional jika harus mengawali perjuangan dari posisi pemain pelapis.
Sikap tenang ini justru membantunya untuk tetap fokus pada target jangka panjang yang telah ia susun.
Pelatih pun diharapkan dapat melihat kematangan mental ini sebagai nilai tambah bagi komposisi tim utama.
Kiper bertinggi badan ideal ini yakin bahwa kerja kerasnya akan membuahkan hasil manis pada musim-musim mendatang.
Eredivisie menjadi tempat yang tepat bagi Paes untuk terus berkembang dan mencapai level permainan tertingginya.
Dukungan dari suporter Indonesia juga menjadi energi tambahan bagi dirinya untuk terus berprestasi di kancah internasional.
Ajax Amsterdam sebagai klub dengan sejarah besar memberikan tantangan sekaligus peluang besar bagi karier profesionalnya.
Ia berambisi untuk mencatatkan sejarah sebagai kiper asal Indonesia yang sukses mendominasi liga utama Belanda.
Dengan kemampuan refleks dan pembacaan bola yang baik, Paes siap menjadi tembok kokoh bagi Ajax.
Target utama Paes adalah mengamankan posisi sebagai penjaga gawang nomor satu pada awal musim depan nanti.
Seluruh persiapan fisik dan taktik kini diarahkan untuk mencapai tujuan yang sangat ambisius tersebut.
Ia percaya bahwa kompetisi internal justru akan membuat kemampuannya semakin terasah dan berkembang pesat.
Pihak manajemen Ajax sendiri tentu sangat mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan oleh pemain anyar mereka ini.
Publik kini menantikan aksi-aksi heroik selanjutnya dari Maarten Paes dalam mengawal kesucian gawang timnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa