Bola / Liga Inggris
Senin, 02 Maret 2026 | 20:44 WIB
Suporter Leeds United menjadi sorotan tajam setelah terdengar mencemooh jeda pertandingan yang diberikan kepada pemain muslim Manchester City untuk berbuka puasa Ramadan 2026. [Tangkap layar Instagram]
Baca 10 detik
  • Suporter Leeds mencemooh jeda pertandingan Premier League di Elland Road saat pemain Muslim Manchester City berbuka puasa.
  • Jeda singkat sekitar menit ke-12 diberikan agar tiga pemain City, termasuk Omar Marmoush, dapat berbuka sesuai izin Premier League.
  • Aksi suporter tersebut menuai kritik luas di media sosial dan mendapat respons tegas dari pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Suara.com - Suporter Leeds United menjadi sorotan tajam setelah terdengar mencemooh jeda pertandingan yang diberikan kepada pemain muslim Manchester City untuk berbuka puasa Ramadan 2026.

Insiden itu terjadi dalam laga Premier League di Elland Road, Sabtu malam waktu setempat.

Jeda singkat sekitar menit ke-12 diberikan agar tiga pemain City yang menjalani ibadah puasa dapat berbuka.

Sejak beberapa tahun terakhir, Premier League memang mengizinkan pemain Muslim untuk makan dan minum saat waktu berbuka tiba di tengah pertandingan.

Dalam laga melawan Leeds United, tercatat tiga pemain Manchester City, Omar Marmoush, Rayan Cherki dan Rayan Ait-Nouri berbuka puasa.

Pihak Leeds sebenarnya telah menyetujui jeda tersebut sebelumnya. Bahkan, penjelasan mengenai penghentian sementara pertandingan juga ditampilkan di layar stadion.

Namun seperti dilansir dari Sportbible, saat wasit menghentikan laga untuk memberi kesempatan berbuka, terdengar sorakan dan cemoohan keras dari tribune tuan rumah yang berusaha menciptakan atmosfer tidak nyaman bagi tim tamu.

Tindakan sebagian suporter Leeds langsung menuai kritik di media sosial.

Banyak warganet menilai aksi tersebut tidak pantas dan minim empati.

Baca Juga: Puasa Bikin Kulit Kusam? Ini Dua Teknologi Perawatan Wajah Terbaru yang Bikin Glowing Tanpa Downtime

Beberapa komentar menyebut bahwa para pemain hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk minum dan menjaga kondisi fisik mereka.

Pemain dari kedua tim, termasuk yang tidak menjalankan puasa, terlihat berkumpul di tepi lapangan dan memanfaatkan momen itu untuk juga minum sebelum pertandingan kembali dilanjutkan.

Tindakan dari suporter Leeds United ini juga membuat marah pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

“Ini dunia modern, bukan? Lihat apa yang terjadi di dunia saat ini. Hormati agama, hormati keberagaman, itu intinya,” tegas pelatih asal Spanyol tersebut seperti dilansir dari Mirror.

Guardiola menegaskan bahwa jeda satu hingga dua menit untuk berbuka tidak mengganggu jalannya pertandingan.

“Premier League mengizinkan satu atau dua menit untuk pemain yang berpuasa. Kami hanya memberi sedikit vitamin karena Rayan Cherki dan Rayan Ait-Nouri tidak makan sepanjang hari. Tidak lebih dari itu. Pertanyaannya, apakah mereka boleh melakukannya atau tidak? Apa masalahnya?” ujarnya.

Load More