-
Masa depan Elkan Baggott di Ipswich Town diprediksi suram menurut pengamat Adam Wilkin.
-
Pelatih Kieran McKenna enggan melepas Elkan karena alasan kebutuhan kedalaman stok lini belakang.
-
Elkan Baggott disarankan segera pindah klub permanen demi mendapatkan menit bermain yang rutin.
Suara.com - Kabar mengenai kelanjutan karier bek andalan Timnas Indonesia yakni Elkan Baggott di klub Ipswich Town kembali mencuat.
Situasi ini menjadi perbincangan hangat di tengah persiapan Skuad Garuda menghadapi ajang bergengsi FIFA Series 2026.
Banyak pihak mulai mempertanyakan status pemain bertubuh jangkung tersebut yang jarang mendapat kesempatan merumput di Inggris.
Salah satu analisis tajam datang dari Adam Wilkin yang merupakan pengamat sepak bola senior di negeri Raja Charles.
Wilkin menganggap posisi sang pemain di tim berjuluk The Tractor Boys itu sudah berada di titik terendah.
Pengamat dari Football League World tersebut menilai sangat rugi jika pemain berbakat itu hanya duduk diam.
Usia Elkan yang masih menginjak 23 tahun dianggap sebagai masa emas untuk terus mengasah kemampuan di lapangan.
Adam Wilkin secara terbuka menyatakan bahwa prospek jangka panjang Baggott di Portman Road tampak sangat suram.
Persaingan internal yang sangat masif di bawah kendali pelatih Kieran McKenna menjadi tembok penghalang bagi Elkan.
Baca Juga: Jay Idzes Ungkap 3 Kunci Kebangkitan Sassuolo, Timnas Indonesia Bisa Meniru
Situasi akan semakin sulit jika klub tersebut berhasil memastikan diri naik kasta ke liga yang lebih tinggi.
"Saya pikir Elkan Baggott sangat berguna sebagai bek tengah pilihan keempat dalam skuad, meski peran itu memang sulit," ujar Adam Wilkin, Football League World.
Meskipun dianggap memiliki kegunaan sebagai pelapis, peran tersebut nyatanya tidak memberikan dampak besar bagi sang pemain.
Wilkin mendorong agar pemain bertahan kelahiran Bangkok itu berani mengambil langkah drastis dengan pindah permanen.
Langkah keluar dari Ipswich Town dianggap sebagai jalan keluar paling logis untuk menyelamatkan jam terbang profesionalnya.
Sejauh ini, progres karier Elkan dinilai stagnan sejak ia dipromosikan ke dalam jajaran tim utama klub tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya
-
Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan
-
Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI
-
Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU
-
Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
-
Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati
-
Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api
-
Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
-
Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia