-
Persija Jakarta akan menjamu Borneo FC di JIS dalam lanjutan pekan ke-24 BRI Super League.
-
Mauricio Souza menekankan pentingnya mentalitas juara bagi skuad Persija untuk tetap di papan atas.
-
Dony Tri Pamungkas menargetkan kemenangan penuh meski mewaspadai kekuatan tangguh dari tim Borneo FC.
Suara.com - Persaingan memperebutkan gelar juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia Super League kini memasuki fase yang sangat krusial.
Jakarta International Stadium akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara Persija Jakarta melawan Borneo FC.
Laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam, 3 Maret 2026.
Tensi tinggi menyelimuti kedua tim yang saat ini sedang bersaing ketat di jajaran papan atas klasemen.
Persija Jakarta membawa ambisi besar untuk mengamankan poin penuh di hadapan pendukung fanatik mereka sendiri.
Pelatih kepala tim Macan Kemayoran, Mauricio Souza, memberikan perhatian khusus pada aspek psikologis para pemainnya.
Ia memahami bahwa tekanan di puncak klasemen bisa menjadi beban jika tidak dikelola dengan sangat baik.
Saat ini Persija bertengger di peringkat kedua dengan raihan 50 poin yang sangat kompetitif.
Selisih angka yang sangat tipis antar tim papan atas membuat hasil pertandingan ini menjadi sangat vital.
Baca Juga: Latihan Resmi Borneo FC Sempat Dilarang di JIS, Manajer Sindir Persija: Ilmunya Kami Bawa ke IKN
"Mentalitas itu harus kami jaga, karena dalam kompetisi ini ada potensi di atas dan kita tetap kuat. Kami harus tetap termotivasi karena kami ada potensi juara," kata Mauricio Souza kepada awak media.
Macan Kemayoran memiliki motivasi tambahan untuk menebus hasil minor pada pertemuan pertama mereka musim ini.
Sebelumnya, Persija harus mengakui keunggulan tim asal Samarinda itu dengan skor cukup telak 1-3.
Kekalahan di Stadion Segiri tersebut menjadi bahan evaluasi mendalam bagi staf pelatih sebelum laga besok.
Meskipun ingin melakukan revans, Souza tetap menunjukkan sikap hormat terhadap kualitas tim lawan yang tangguh.
"Pertandingan tentu akan berjalan dengan sulit," jelas Souza.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum