-
AFC menunda jadwal Liga Champions 2025/2026 karena serangan militer Amerika Serikat-Israel ke Iran.
-
Keselamatan pemain, ofisial, dan suporter menjadi alasan utama penyesuaian jadwal kompetisi Regional Barat.
-
Tim nasional putri Iran mendapatkan dukungan penuh dari AFC selama berlaga di Australia.
Meskipun wilayah Barat sedang dilanda gejolak, kondisi berbeda terlihat pada jalannya turnamen di kawasan Regional Timur.
Seluruh agenda pertandingan untuk klub-klub di bagian Timur Asia dipastikan tetap berjalan sesuai dengan kalender yang telah ditetapkan sebelumnya.
Tidak ada perubahan jadwal bagi tim-tim yang berada di luar zona konflik langsung di Asia Barat untuk saat ini.
Hal ini menunjukkan bahwa AFC berupaya menjaga roda kompetisi tetap berputar di area yang secara geografis masih dianggap aman.
Ketegangan di Timur Tengah memang memberikan dampak yang sangat spesifik dan terlokalisasi pada pembagian grup di wilayah Barat saja.
Organisasi tersebut menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah melindungi seluruh elemen yang terlibat dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Pengawasan ketat dilakukan setiap jam untuk melihat perkembangan terbaru dari konflik antarnegara yang melibatkan kekuatan militer besar tersebut.
Aspek keselamatan tidak hanya ditujukan bagi para atlet yang bertanding di atas lapangan hijau, tetapi juga bagi para ofisial.
Bahkan, keamanan para pendukung atau fans yang berniat menyaksikan tim kesayangan mereka juga menjadi bahan pertimbangan utama federasi.
Baca Juga: Masalah Baru Piala Dunia 2026: Hadiah dari FIFA Dianggap Tak Cukup Cuma Bikin Boncos
Langkah preventif ini diambil guna menghindari tragedi yang tidak diinginkan di tengah situasi perang yang bisa meledak kapan saja.
Selain fokus pada liga klub pria, perhatian besar juga tertuju pada penyelenggaraan Piala Asia Putri AFC 2026.
Turnamen sepak bola wanita bergengsi tersebut rencananya akan dilangsungkan di Australia mulai tanggal 1 hingga 21 Maret.
AFC secara intensif terus memonitor perkembangan situasi keamanan nasional Iran yang juga mengirimkan tim nasional putri mereka ke sana.
Komunikasi dua arah dilakukan secara rutin dengan perwakilan tim nasional putri Iran yang saat ini sudah berada di Negeri Kanguru.
Dukungan moral dan bantuan logistik dipersiapkan agar para pemain tetap bisa berkompetisi dengan tenang di tengah kekhawatiran atas kondisi tanah air mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Umumkan Jose Mourinho usai Pertandingan Lawan Athletic Club
-
Cristiano Ronaldo akan Jadi Pemain Pertama yang Tampil di 6 Edisi Piala Dunia
-
Daftar Pemain RD Kongo di Piala Dunia 2026, Bomber Newcastle Jadi Tumpuan
-
Jelang Laga Krusial Lawan Manchester City, Ini Kata Pelatih Bournemouth
-
Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Cari Selamat? Guardiola Tinggalkan Manchester City di Tengah 115 Dakwaan Finansial
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan